Tangkal Kejahatan Di Perairan Selat Bali, TNI/Polri Kerahkan KRI Dan Kapal Polisi

oleh -
oleh
https://live.staticflickr.com/65535/49280819072_788ce03991_b.jpg

Banyuwangi, ArahJatim.com – Pada Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020 petugas gabungan dari TNI Angkatan Laut, Kepolisian, dan Basarnas terus mengintesifkan pengamanan di perairan Selat Bali, Banyuwangi. Dengan menerjunkan Kapal Republik Indonesia (KRI) Tombak dari Koarmada Dua Surabaya dan Kapal Polisi Kutilang dari Mabes Polri, petugas gabungan berpatroli secara estafet mengelilingi Selat Bali mengantisipasi adanya tindak kejahatan di wilayah perairan laut.

Kapal Angkatan Laut Tabuhan, dan Kapal Polisi X-1033 milik Satpolair Polresta Banyuwangi pun ikut berpatroli bersama perahu karet Basarnas, sebagai bentuk kesiapsiagaan SAR dalam mengantisipasi adanya kecelakaan kapal di perairan. Seluruh kapal penumpang yang melayani jalur penyeberangan dari Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali tidak luput dari pengawalan petugas kapal patroli.

Baca juga:

pasang iklan_rev3

Peningkatan pengamanan dilakukan untuk memastikan tidak adanya gangguan keamanan selama arus libur Natal dan Tahun Baru, khususnya di perlintasan kapal penumpang. Selain peningkatan patroli, petugas juga melakukan simulasi kecelakaan laut untuk mengantisipasi terjadinya gelombang besar atau cuaca buruk.

“Fokus kita mengantisipasi adanya tindakan kriminalitas di wilayah perairan. Dari unsur TNI AL kita kerahkan KRI Tombak, dari Polri mengerahkan Kapal Polisi Kutilang,” tegas Letkol Laut (P) Yulius Azz Zaenal, Danlanal Banyuwangi.

Kapolresta Banyuwangi, AKBP Arman Asmara Syarifuddin menambahkan, personel gabungan dari unsur TNI Polri dan SAR akan siaga di perairan Selat Bali hingga arus mudik libur Natal dan Tahun Baru nanti usai. Selat Bali menjadi prioritas pengamanan lantaran di jalur laut Selat Bali sangat padat saat musim libur tiba.

“Pengamanan di darat sudah kami optimalkan, ini kami bersama unsur terkait seperti dari TNI AL maupun Basarnas saling bersinergi untuk mengamankan wilayah Selat Bali dari kejahatan maupun kriminal. Kegiatan ini juga sebagai bentuk kesiapsiagaan kami dalam menghadapi musibah laut yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu,” tegas AKBP Arman.

Petugas gabungan akan disiagakan selama Operasi Lilin Semeru 2019 di Selat Bali selama libur Natal dan Tahun Baru 2020 mendatang. Sebab, jalur pelayaran kapal di lintas Jawa – Bali selalu dipadati penumpang saat libur Natal dan tahun baru. Peningkatan pengamanan di laut juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi penumpang kapal yang berlayar. (ful)

No More Posts Available.

No more pages to load.