Banyuwangi, Arahjatim.com – Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka Ali Heri Sanjaya (27) melakukan pembunuhan setelah merencanakannya sejak seminggu sebelumnya. Tersangka tidak terima sering diejek korban dengan ucapan “Gemuk, Boboho, Sumo, dan kesulitan ekonomi”. Pelaku yang kesehariannya bekerja di sebuah warung makan di jalan Jaksa Agung Suprapto bersama korban, akhirnya berniat menghabisi nyawa korban.
“Jadi pelaku ini teman kerja korban di salah satu rumah makan. Selama bekerja, pelaku sering diejek dan dihina didepan banyak orang dengan kata-kata gendut, boboho, sumo, dan kesulitan ekonomi. Akhirnya pelaku sakit hati merencanakan aksi pembunuhan. Jadi motifnya sakit hati,” lontar Kapolresta.
Arman menambahkan, awal terjadinya pembunuhan pelaku meminta korban mengantar pulang menggunakan sepeda motor milik korban. Namun di tengah perjalanan, pelaku pura-pura lelah meminta korban agar gantian membonceng. Setiba di TKP, pelaku turun terlebih dahulu kemudian langsung memukul leher bagian kiri korban hingga tersungkur.

Untuk memastikan korbannya tewas, pelaku kembali beraksi dengan mencekik leher korban. Selanjutnya pelaku meninggalkan jasad korban untuk membeli bensin. Usai membeli bensin, pelaku kembali ke TKP untuk membopong jenazah korban ke tengah kebun kemudian diletakan diatas tumpukan batang bambu kecil (lanjaran), dan jerami, lalu dibakar.
“Korban diminta mengantar pelaku pulang, tapi itu hanya pura-pura. Ditengah perjalanan pelaku minta ganti membonceng. Setelah turun dari sepeda motor, korban dipukul leher kirinya. Setelah terjatuh, leher korban kembali dicekik hingga tewas. Kemudian pelaku membeli bensin untuk membakar korban. Korban dibakar di atas tumpukan jerami, dan batang bambu (lanjara),” tambah Arman.
Sebelumnya diberitakan sesosok mayat tanpa identitas ditemukan warga terbakar di area kebun kelapa di dusun kedawung, Desa Pondoknongko, Kecamatan Kabat, Sabtu (25/1/2010) lalu. Kabar penemuan mayat tersebut langsung viral di media social (medsos). Meski pihak kepolisian belum mengungkap secara pasti siapa sosok korban. Namun netizen di grup-grup media social banyak yang menduga korban adalah wanita muda bernama Rosidah warga Lingkungan Papring, Kelurahan Kalipuro, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. (ful)












