Kediri, ArahJatim.com – Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri kembali menunjukkan kesigapannya dalam memberikan pelayanan non-kebakaran kepada masyarakat. Kali ini, personel dari Pos Ngadiluwih berhasil mengevakuasi sarang tawon jenis Vespa affinis yang bersarang di rumah warga Desa Jambean, Kecamatan Kras, Selasa (3/2/2026) siang.
Evakuasi ini dilakukan setelah adanya laporan dari pemilik rumah, Ibu Endang Purwani, yang merasa terancam dengan keberadaan serangga penyengat tersebut di area tempat tinggalnya.
Kronologi Penemuan Sarang Tawon
Peristiwa bermula saat Ibu Endang sedang melakukan aktivitas rutin membersihkan kamar di lantai dua rumahnya yang berlokasi di Dusun Pucung, RT 001 / RW 002. Saat itulah, ia dikejutkan dengan penampakan sarang tawon berukuran cukup besar yang menempel di bagian atap.
Menyadari potensi bahaya sengatan yang bisa berakibat fatal, pemilik rumah segera menghubungi petugas Damkar Pos Ngadiluwih pada pukul 13.00 WIB untuk meminta bantuan evakuasi.
Aksi Cepat Tim Damkar Ngadiluwih
Merespons laporan tersebut, Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, segera menginstruksikan Kabid Pencegahan Kebakaran untuk menerjunkan tim ke lokasi.
”Tim berangkat pukul 13.00 WIB dan tiba di lokasi hanya dalam waktu 13 menit. Penanganan langsung dilakukan untuk memastikan keselamatan penghuni rumah,” ujar Kaleb dalam laporan resminya.
Proses evakuasi dimulai pada pukul 13.15 WIB. Menggunakan perlengkapan perlindungan diri dan teknik khusus, petugas melumpuhkan koloni tawon dengan cara menyemprotkan cairan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax agar tawon tidak sempat menyerang petugas maupun warga sekitar.
Hasil Evakuasi: Aman dan Lancar
Operasi yang berlangsung sekitar 45 menit tersebut berjalan dengan sukses. Pada pukul 14.00 WIB, sarang tawon berhasil dilepaskan dari atap rumah dan diamankan oleh petugas.
”Sarang tawon berhasil dievakuasi dengan aman dan lancar sesuai SOP. Kami pastikan tidak ada korban luka, baik dari pihak pemilik rumah maupun petugas di lapangan,” tambah pihak Damkar Kabupaten Kediri.
Pihak Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kediri juga menghimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan gangguan serupa atau kejadian darurat lainnya kepada petugas. Penanganan oleh tenaga profesional sangat penting untuk menghindari risiko cedera akibat serangan tawon yang agresif. (das)










