Polres Banyuwangi Tampilkan Gandrung Banyuwangi Di Makodam V Brawijaya

by -
https://live.staticflickr.com/65535/48250619831_a9c0a4f2a3_b.jpg
Kapolres Banyuwangi, AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi berfoto bersama para penari Gandrung yang dibawa ke Surabaya untuk turut menghibur dalam puncak peringatan HUT Bhayangkara ke-73 di Makodam V Brawijaya. (Foto: arahjatim.com/ful)

Banyuwangi, Arahjatim.com – Puluhan penari Gandrung turut menghibur dalam puncak peringatan HUT Bhayangkara ke-73 di Makodam V Brawijaya, Rabu (10/7/2019). Tarian khas Banyuwangi dibawa langsung oleh Polres Banyuwangi untuk mengisi acara di ulang tahun korps baju coklat itu sesuai dengan permintaan khusus Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luky Hermawan, saat lawatannya ke Banyuwangi beberapa waktu lalu.

“Kami memiliki budaya dan seni yang hebat. Maka sudah sekiranya kita membawa gandrung di ajang ini. Ini permintaan khusus bapak Kapolda,” kata Kapolres Banyuwangi, AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi.

Selain tarian gandrung, dalam pameran inovasi yang digelar pada puncak hari jadi tersebut, Satlantas Polres Banyuwangi juga membawa inovasi berupa CPS (Cashless payment System) yaitu pembayaran PNBP SIM melalui pembayaran non tunai. Dalam pelayanan tersebut Polres Banyuwangi bekerja sama dengan salah satu bank dan Link Aja.

“Ini inovasi untuk memudahkan masyarakat dan mencegah pungutan melebihi PNBP. Masyarakat tidak perlu membawa uang tunai namun bisa membayar biaya PNBP menggunakan dua cara tersebut,” tambah Kapolres.

Sementara itu, puncak peringatan HUT Bhayangkara ke-73 di Banyuwangi sendiri dilakukan secara sederhana. Tidak ada apel, peringatan HUT Bhayangkara hanya diisi dengan tasyakuran. Uniknya, tasyakuran tidak dilakukan di kantor Polres atau Polsek, melainkan di markas Koramil Rogojampi.

Acara berlangsung cukup sederhana dihadiri pejabat utama Polres Banyuwangi dan Kodim 0825 Banyuwangi, Kapolsek, Komandan Koramil, Camat, dan Kepala Desa serta tamu dari SKPD juga pejabat Pemkab Banyuwangi.

Kabag Sumda Polres Banyuwangi, Kompol Toha Choiri menyatakan peringatan HUT Bhayangkara mestinya jatuh pada 1 Juli. Namun untuk puncaknya dilakukan secara serentak hari ini pada 10 Juli.

“Tasyakuran kita laksanakan di Koramil sebagai bagian dari sinergitas,” katanya saat ditemui usai acara.

Sesuai amanat dari Kapolri, lanjut Kompol Toha Choiri banyak hal yang terkait dengan sinergitas TNI-Polri yang harus dikedepankan. Sehingga TNI dan Polri bisa saling bahu-membahu dalam menjalankan tugas.

Untuk internal Kepolisian, menurut Toha Choiri, diharapkan seluruh anggota Kepolisian bisa melayani masyarakat dengan baik dan ke depan terus ditingkatkan.

“Sebagaimana amanat Kapolri, penekanannya pada peningkatan pelayanan publik harus ditingkatkan,” pungkasnya. (ful)