Pamekasan, Arahjatim.Com– Guna mempererat tali silaturahmi dan Dalam memperkuat kemitraan strategis dan mempererat tali silahturahmi, Komando Distrik Militer (Kodim) 0826 Pamekasan menggelar acara Kopdar (Kopi Darat) dengan para insan jurnalis se-Kabupaten Pamekasan di Ruang Kantor Unit Intel Kodim 0826 Pamekasan. Jumat (16/01/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi TNI dan awak media di kabupaten Pamekasan untuk menyelaraskan persepsi dalam menyajikan informasi yang edukatif bagi masyarakat dan sekaligus sebagai mitra strategis penjaga stabilitas.
Dandim 0826 Pamekasan, Letkol Kav. Agus Wibowo Hendratmoko, menekankan bahwa peran media saat ini sangat krusial.
Sebagai putra daerah Pamekasan yang akrab disapa Hendra ini, Media bukanlah sekadar mitra publikasi, melainkan pilar penting dalam menjaga stabilitas wilayah.
“Jurnalis bukan hanya mitra publikasi, namun juga sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Karena membantu membangun pemahaman masyarakat terhadap tugas dan tanggung jawab TNI di tengah kehidupan sosial”,Tegasnya
Ia menambahkan, di tengah derasnya arus informasi digital, media arus utama memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi filter informasi bagi masyarakat dalam mengkonter berita Hoaks
“Media sosial dan penyebaran berita bohong (hoaks) di era keterbukaan informasi sangatlah berbahaya, dengan Kolaborasi antara TNI dan pers dianggap sebagai kunci utama untuk membangun narasi positif demi kepentingan bangsa, khususnya di wilayah Pamekasan”, terangnya.
“Kami berharap komunikasi antara Kodim 0826 dan insan pers ke depan bisa lebih intens, terbuka, dan saling mendukung dalam menyebarkan berita yang membangun dan dapat di pertanggung jawabkan”,pungkasnya.
Sementara Taufikurrahman dari perwakilan insan pers, sangat mengapresiasi keterbukaan Dandim 0826 Pamekasan yang dinilai sangat akomodatif terhadap peran jurnalis.
”Forum seperti ini sangat penting untuk mempererat hubungan emosional, sinergitas antara TNI dan pers agar semakin solid di lapangan,” ungkapnya.
Acara ditutup dengan sesi diskusi ringan, pertukaran gagasan, serta komitmen bersama untuk terus mengawal kondusifitas wilayah melalui pemberitaan yang mencerahkan dan berimbang.(Ndra)










