Banyuwangi, ArahJatim.com – Dampak dari kemarau panjang yang terjadi sejak 6 bulan terakhir, membuat warga di Dusun Pancoran, Desa Sidowangi, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, kesulitan mendapatkan air bersih. Untuk membantu warga yang kesulitan mendapatkan air bersih, pihak Polres Banyuwangi memberikan bantuan 5 ribu liter air bersih menggunakan mobil water canon, Senin (5/8/2019) sore.
Mobil yang biasanya di gunakan untuk menghalau massa saat terjadi aksi demo tersebut, sengaja diisi penuh air bersih untuk membantu warga di tiga desa yang terdampak kekurangan air bersih, di antaranya Desa Sidowangi, Desa Bengkak dan Desa Alasbuluh. Warga secara bergiliran mengantre sambil membawa jeriken dan ember untuk mendapatkan bantuan air bersih.
Baca juga:
- Atasi Kekeringan, Pemkab Pamekasan Sebar Delapan Tangki Air Bersih.
- Bupati Bangkalan Pimpin Dropping Air Bersih Ke Desa Terdampak Kemarau.
- Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Polres Lumajang Lakukan Ini.
Bantuan tersebut disambut baik oleh warga setempat, kerena selama musim kemarau mereka sangat kesulitan mendapatkan air bersih untuk keperluan air minum dan mandi. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih mereka harus membeli air di Desa sebelah serta mengandalkan bantuan air dari pihak BPBD Banyuwangi.
”Tandon-tandon air yang ada di sudut desa juga kita isi penuh dengan air bersih agar digunakan sebagai stok warga yang membutuhkan,” kata Kapolres Banyuwangi, AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi.
Kekeringaan yang menyebabkan langkanya air bersih sejak 6 bulan terkahir sudah menjadi tradisi tahunan di tiga desa tersebut. Selain bagi-bagi air bersih, pihak kepolisian juga berencana membangun sumur bor agar warga tak kesulitan lagi mencari air bersih saat kemarau tiba.
”Ke depannya kita perlu juga membangun sumur di sini agar warga tak lagi kesulitan air bersih saat musim kemarau tiba,” tambah Kapolres.

Menurut data BPBD Banyuwangi, kekeringan yang menyebabkan langkanya air bersih pada musim kemarau terjadi di 16 desa yang tersebar di 4 kecamatan. Di antaranya Kecamatan Tegalsari, Wongsorejo, Tegaldelimo dan Kecamatan Bangorejo. Sejak awal bulan lalu hingga saat ini, BPBD Banyuwangi juga telah mendistribusikaan 24 rit air ke seluruh wilayah yang terdampak kekeringan.
”Dibandingkan tahun lalu alhamdulillah jumlah wilayah yang mengalami kekurangan air bersih sudah berkurang. Karena tahun ini beberapa daerah yang tahun kemarin terdampak kekeringan sudah ada pembangunan sarpras air bersih,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyuwangi, Eka Muharam. (ful)












