PJTKI Tuntut Kepala BP2MI Klarifikasi Pernyataan dan Minta Maaf

oleh -

Blitar, ArahJatim.com – Puluhan Penyalur Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) Blitar melakukan aksi protes atas pernyataan Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani saat menemui buruh migran beberapa waktu lalu. Dalam pernyataan yang membuat PJTKI sakit hati itu, Benny menyebutkan bahwa para sponsor atau PJTI adalah ‘bajingan’.

Aksi protes ditandai dengan menyampaikan sejumlah tuntutan dan melakukan pembakaran sejumlah poster bertuliskan protes, Senin 29 Juni 2020. Dalam aksi itu, puluhan PJTKI meminta Kepala BP2MI, yang dulu bernama BNP2TKI mengklarifikasi pernyataannya dan meminta maaf.

“Aksi ini kita lakukan sebagai bentuk protes atas pernyataan Kepala BNP2TKI (BP2MI, Red.). Kita menuntut agar meminta maaf. Kita tentunya sangat kecewa dengan pernyataan itu,” kata Hariono, koordinator aksi.

Menurut Hariono, dalam orasinya, Kepala BP2MI juga menyebut bahwa PJTKI atau sponsor adalah mafia. Ia merasa kecewa karena pihaknya selama ini juga ikut membantu warga yang ingin bekerja di luar negeri menjadi PMI (Pekerja Migran Indonesia). Bahkan banyak PMI yang sukses.

“Para PJTKI di Indonesia khususnya Jawa Timur melakukan aksi serupa sebagai puncak kekecewaan. Kita minta pernyataan itu segera diklarifikasi,” tambahnya.

Jika tidak segera melakukan permintaan maaf, kata Hariono, pihaknya tidak segan-segan melaporkannya ke pihak berwajib. Namun, PJTKI memberikan batas waktu 3 x 24 jam ke depan kepada Benny Rhamdani untuk meminta maaf. (mua)