
Kediri, ArahJatim.com – GP Anshor wilayah Jatim siap mengerahkan 500 ribu kader Anshor dan Banser untuk gerakan Rabu Putih pada hari H pemilu serentak yang bakal diselenggarakan pada 17 April mendatang. Gerakan Rabu Putih ini adalah gerakan yang diinisiasi GP Anshor untuk menekan angka golput.
Diungkapkan Ketua GP Anshor wilayah Jatim M. Abid Umar, gerakan ini dilakukan karena pihaknya mensinyalir ada gerakan untuk tidak memilih alias golput dalam pemilu nanti di masyarakat.
“Kita ada banyak data, pemilu serentak ini ada gerakan di masyarakat untuk golput,” kata Abid Umar dalam rakor khusus di Gedung Nasrul Umah Ponpes Alfalah Ploso, Mojo Kediri, Kamis (28/3).
Gerakan Rabu Putih ini diinisiasi PG Anshor Pusat yang dibreakdown ke pengurus wilayah. Dalam gerakan ini PG Anshor mengajak masyarakat pada pemilu 17 April nanti untuk mengenakan baju putih dan tidak takut pada saat datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Ini diintruksikan ke seluruh cabang, ranting dan organ yang kami miliki, kalau ketua kami bilang ada 4 juta Banser [dan] Anshor yang mengajak masyarakat untuk tidak golput” ujar Gus Abid, sapaan M. Abid Umar.
Lebih lanjut, untuk wilayah Jatim sebanyak 500 ribu kader Anshor dan Banser siap menyukseskan Rabu Putih ini. Mereka akan berpakaian putih dan akan menjemput masyarakat yang tidak bisa datang ke TPS, misalnya karena sakit. “Kita akan siapkan armadanya untuk datang ke TPS,” tandasnya.
Baca juga:
- Dr. Hufron, SH. MH. : Berfikirlah Dengan Benar Dan Jangan Golput.
- Refreshing, Bawaslu Banyuwangi Gelar Gathering Pengawasan Pemilu 2019.
- Sosialisasi Bawaslu-Bhabinkamtibmas Untuk Pemilu 2019 Yang Berkualitas.
Di tempat yang sama, Sekretaris GP Anshor Pusat Khoirul Anwar mengungkapkan, gerakan Rabu Putih ini adalah gerakan untuk menciptakan rasa aman dari segala bentuk gangguan pada pemilu nanti. “Intinya kita membantu TNI Polri dalam menciptakan rasa aman dalam pemilu nanti,” terangnya.
Lebih lanjut, saat ditanya tingkat kerawanan dalam pemilu nanti, Khoirul Anwar yang juga supervisor gerakan tersebut mengungkapkan bahwa pihaknya sudah mendeteksi adanya kerawanan dan intimidasi, sehingga muncul kegelisahan pada teman-teman dan warga.
“Dari situlah kita melakukan gerakan ini, kita nanti bisa mengantarkan masyarakat yang ingin memilih di TPS dengan rasa aman, gembira” tandasnya.
Sebagai informasi, rapat koordinasi khusus Rabu Putih ini dihadiri seluruh cabang GP Anshor se-Jawa Timur. (bud)











