Blitar, ArahJatim.com – Pemerintah Kabupaten Blitar terus fokus dalam penanganan dampak bencana gempa bumi yang terjadi pada 21 Mei lalu. Contohnya, salah satu korban terdampak gempa bernama Giman Mulyono (60) warga Desa Bumirejo Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar mulai mendapat bantuan dari pemerintah.
Bupati Blitar Rini Syarifah mengatakan, pemerintah daerah tidak tinggal diam dalam menyikapi musibah gempa bumi yang terjadi beberapa waktu yang lalu. Pastinya, semuanya akan dibantu namun secara bertahap tidak serta merta.
“Alur penyaluran bantuan gempa bumi, bagi warga yang terdampak akan didata terlebih dahulu oleh pihak desa lalu dilanjutkan ke tingkat kecamatan dan diverifikasi kembali di tingkat kabupaten. Jika sudah selesai, maka pemerintah daerah akan segera mengajukan bantuan ke BNPB,” terang Bupati Blitar Rini Syarifah.
BACA JUGA:
- Mak Rini Dampingi Khofifah Kunjungi Korban Terdampak Gempa di Blitar
- Tinjau Lokasi Terdampak Gempa, Bupati Blitar Minta Masyarakat Tidak Panik
- Kunjungi Korban Gempa, Khofifah Minta Identifikasi Kerusakan Dipercepat
Orang nomor satu di Pemerintahan Kabupaten Blitar ini menambahkan, terkait penanganan rumah rusak di Desa Bumirejo, data yang bersangkutan sebenarnya sudah masuk dalam data pengajuan bantuan rehab rumah terdampak gempa. Sehingga, dalam waktu dekat proses pembangunan rumah mbah Giman Mulyono (60) segera dimulai.
“Kemarin, Pemkab Blitar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah juga sudah memberikan bantuan kepada mbah Giman berupa bantuan material sebanyak 10 sak semen ditambah bantuan sembako, biskuit 1 dus, susu 2 dus, selimut 2 buah dan 1 buah terpal,” imbuh Rini Syarifah.
Mak Rini sapaan akrabnya juga meminta kepada para camat di wilayah setempat agar menyediakan hunian sementara yang layak bagi warganya yang bangunan rumahnya rusak akibat diterjang gempa bumi sembari menunggu proses perbaikan dimulai.
“Selain itu, saya juga minta masyarakat tetap tenang dan tidak membuat gaduh di dunia maya terkait dampak gempa bumi di Kabupaten Blitar. Karena, pemerintah daerah sudah bergerak cepat melakukan sejumlah penanganan,” pungkas Bupati Rini. (mua)










