Pembunuh Budi Hartanto Menangis, Kedua Pelaku Meminta Maaf Di Sel

by -
https://live.staticflickr.com/65535/48280513627_a481af3ef5_b.jpg
Taufiq Dwi Kusuma, penasihat hukum kedua tersangka memperlihatkan surat permohon maaf kliennya kepada orang tua Budi Hartanto. (Foto: arahjatim.com/das)

Kediri, ArahJatim.com – Pelimpahan dua tersangka kasus mutilasi di Kediri berlangsung dramatis. Di depan awak media, kedua tersangka saat berada di dalam sel tahanan menangis meminta maaf secara lisan dan melalui surat.

“Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada orang tua, saudara dan teman-teman Budi semua, saya meminta maaf,” ujar Aris Sugiarto dari dalam sel. Kamis (11/7/2019).

Selain Aris, Azis Prakoso juga meminta maaf atas apa yang telah diperbuatnya kepada Budi Hartanto.

“Saya sangat menyesal terhadap apa yang telah saya lakukan. Sekali lagi saya meminta maaf kepada semuanya,” ujar Azis.

Tak cukup dengan lisan, melalui surat yang ditulis oleh keduanya, mereka juga menyampaikan permohonan maaf.

“Kami berdua Aris dan Ajis memohon maaf kepada bapak ibu Budi. Kami sangat menyesal atas perbuatan kami. Kami berdua hanya bisa mendoakan Budi Hartanto diampuni segala dosa-dosanya dan diterima semua amalnya semasa hidup di dunia dan semoga ditempatkan di tempat orang-orang yang beriman. Amin allahumma amin ya robbal alamin” tulis keduanya.

Taufiq Dwi Kusuma, penasihat hukum kedua tersangka mengatakan, surat yang ditulis kedua kliennya tersebut akan ditujukan kepada kedua orang tua korban.

“Yang jelas keduanya sudah sangat menyesal atas perbuatannya yang tidak sengaja, mudah-mudahan diterima oleh pihak keluarga, dan korban saudara Budi semoga diterima oleh Tuhan yang maha esa,” ujarnya.

Taufik berharap majelis hakim mau mempertimbangkan penyesalan kedua tersangka sehingga  dapat memberikan keringanan hukuman bagi keduanya.

“Tentunya semoga menjadi pertimbangan surat tadi, dan yang menjadi dasar utama itu adalah ada permulaan ada sebab akibat pembunuhan itu, ya nanti kita buktikan di pengadilan selama persidangan nanti,” katanya. (das)