Pelabuhan Ditutup, Ribuan Kendaraan Pemudik Tertahan Karena Cuaca Buruk

by -
https://live.staticflickr.com/65535/48062498087_41f3911788_b.jpg
Otoritas Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menutup sementara jalur pelayaran Ketapang-Gilimanuk, karena buruknya cuaca yang melanda perairan Selat Bali, Jumat (14/6/2019) sore. (Foto: arahjatim.com/ful)

Banyuwangi, ArahJatim.com – Cuaca buruk yang melanda perairan Selat Bali memaksa pihak otoritas Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menutup sementara jalur pelayaran kapal sekitar pukul 16.10 hingga pukul 16.30, Jumat (14/6/2019) sore. Hujan lebat yang terjadi sejak sore hingga malam membuat jarak pandang kapal menjadi terbatas.

Selain itu, gelombang dan angin laut di Selat Bali juga mengalami peningkatan, membahayakan kapal yang berlayar. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pihak pelabuhan memberlakukan sistem buka tutup untuk pelayaran. Aktivitas bongkar muat kendaaraan di dalam kapal juga dihentikan untuk sementara waktu.

Baca juga:

Meski tak sampai sejam ditutup, membuat ribuan kendaraan pemudik yang akan kembali ke Pulau Bali tertahan. Halaman parkir pelabuhan dipadati kendaraan roda dua dan empat serta bus pariwisata. Penumpukan kendaraan terjadi selain adanya penutupan, juga disebabkan masih banyaknya kendaraan pemudik yang akan kembali ke Pulau Bali.

”Pelabuhan ditutup saat hujan terjadi tadi sore, tapi tidak lama. Penutupan dilakukan karena jarak pandang kapal terbatas saat hujan lebat terjadi,” kata AKP Idham Kholid, Kapolsek Kawasan Pelabuhan.

Sementara itu, dari data pihak ASDP Ketapang, hingga saat ini pemudik belum sepenuhnya kembali ke Bali. Jika pada arus mudik lalu jumlah penumpang yang datang dari Bali mencapai 428.027 orang, hingga kini tercatat baru sekitar 358.601 orang yang sudah kembali ke Bali. Artinya masih ada sekitar 69.426 orang yang belum kembali.

Penutupan jalur pelayaran Ketapang-Gilimanuk akibat cuaca buruk di perairan Selat Bali berdampak tertahannya ribuan kendaraan para pemudik yang hendak kembali ke Pulau Bali di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. (Foto: arahjatim.com/ful)

Untuk roda dua pada arus mudik lalu tercatat 85.472 unit kendaraan yang meninggalkan Bali. Hingga saat ini, baru sekitar 57.065 kendaraan yang menyeberang kembali ke Bali. Berarti masih ada sekitar 28.407 roda dua yang belum kembali ke Pulau Bali. Sementara, untuk roda empat, hingga kini tercatat masih ada 3 ribu kendaraan yang belum kembali ke Pulau Bali

Arus balik pemudik menuju Pulau Bali diprediksi akan terus berlangsung hingga beberapa hari ke depan dan diprediksi akan berakhir pada akhir pekan mendatang. Selain karena sudah mulai masuk kerja, banyaknya kendaraan yang menyeberang di akhir pekan ini disebabkan libur sekolah telah usai.

”Kebetulan sudah mulai kerja mulai hari Senin depan. Anak-anak juga sudah mulai mau sekolah lagi. Seminggu lebih kami ada di kampung untuk merayakan lebaran bersama keluarga,” kata Danu, pemudik asal Pasuruan yang membonceng istrinya. (ful)