Cuaca Ekstrim Di Selat Bali Dua Kapal Bertabrakan, Satu Truk Terguling Dalam Kapal

oleh -

Banyuwangi, ArahJatim.com – Cuaca buruk yang terjadi di perairan Selat Bali menyebabkan sebuah truk bermuatan telur terguling saat parkir di dalam Kapal Motor Penumpang (KMP) Agung Samudera IX, Jum’at (31/5/2019) sore.

Menurut informasi yang diperoleh Arahjatim.com di lapangan insiden terjadi saat KMP Agung Samudera IX yang dinahkodai oleh Capt. Wahyu berlayar dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk. Mendekati perairan Pelabuhan Gilimanuk tiba-tiba terjadi cuaca buruk, angin cukup kencang membuat KMP Agung Samudera IX oleng.

Baca Juga :

Atas kejadian tersebut truk nopol AG 9858  DA yang sedang parkir di dek kapal terguling. Selain itu muatan truk yang dikemudikan oleh, Lavianus Totawa warga Flores bermuatan telor dan bahan sembako dari Mojokerto yang sedianya akan di kirim ke Flores juga tumpah berserakan di dek kapal.

Beruntung insiden tersebut tidak sampai memakan korban jiwa maupun menimpa kendaraan lain yang sedang parkir di sisa kanan dan kiri truk. Selanjutnya KMP Agung Samudera IX berhasil sandar di Dermaga Landing Craft Machine (LCM ) Pelabuhan Gilimanuk.

Usai bongkar muatan KMP Agung Samudera IX menepi di sebelah Utara dermaga LCM Gilimanuk guna menjalani pemeriksaan oleh pihak syahbandar.

“Kami memghimbau nahkoda waspada dengan cuaca, jangan lupa melashing kendaraan, jangan membawa penumpang melebihi muatan,” tegas Petugas KSOP Wilker Ketapang, Widodo.

Sementara itu akibat cuaca ekstrim yang melanda perairan Selat Bali, Jum’at pagi juga terjadi insiden tabrakan kapal. Dua, Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya dan KMP Jalur Nusa yang sama-sama akan bersandar di pelabuhan Gilimanuk saling bersenggolan.

Kejadian terjadi saat kedua kapal mendekati pelabuhan, Gilimanuk berlayar beriringan tiba-tiba terjadi gelombang tinggi. Sehingga kedua kemudi kapal susah dikendalikan dan saling senggol mengakibatkan lambung KMP Tunu Pratama jebol 1,5 meter. Sedangkan bagian depan KMP Jalur Nusa juga rusak parah. Setelah berhasil sandar kadua langsung melakukan perbaikan di sekitar dermaga Filimanuk.

“Cuaca di selat Bali memang sedang ekstrim. Gelombang mencapai 2 sampai 2,5 meter. Diprediksi akan berlangsung sampai beberapa hari ke depan. Untuk penumpang dihimbau jangan di mobil saat berada di atas kapal, lebih baik di anjungan,” pungkas Koordinator Pos Basarnas Banyuwangi, Rizky Putra Buana. (ful)