Pasien Positif Covid-19 Banyuwangi Bertambah Tiga

oleh -

Banyuwangi, ArahJatim.com – Pasien positif Covid-19 Kabupaten Banyuwangi bertambah tiga orang pada Selasa (4/8/2020). Dengan demikian saat ini total pasien konfirmasi covid-19  berjumlah 73 orang, dengan 50 orang pasien sembuh (68,49 persen).

“Kami melaporkan penambahan kasus positif sebanyak tiga orang. Ini berarti sekarang total positif Covid-19 Banyuwangi 73 orang, 50 sembuh, 20 dalam perawatan, dan tiga meninggal,” kata Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr Widji Lestariono.

“Sekali lagi, tidak pernah bosan kami mengingatkan pada semua warga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Memakai masker, menjaga jarak dan sering mencuci tangan pakai sabun, wajib diterapkan di semua aktivitas selama era pandemi ini,” imbuh Rio, sapaan akrab Widji Lestariono.

Widji Lestariono menjelaskan, penambahan kasus positif Covid-19 konfirmasi 71 merupakan seorang pria (31) asal Kecamatan Glenmore.

“Saat ini kondisi pasien sudah baik, dan menjalani perawatan isolasi di rumah sakit,” ujar Rio.

Selanjutnya pasien konfirmasi 72 juga laki-laki (33) warga Kecamatan Giri, memiliki riwayat perjalanan dari luar kota. Yang bersangkutan bekerja di Kabupaten Probolinggo, dan sempat melakukan perjalanan bolak-balik Probolinggo-Banyuwangi.

Sementara itu, pasien konfirmasi 73 merupakan warga Kecamatan Giri, yang memiliki riwayat kontak erat dengan kerabat dan tamu yang datang dari Magelang, Jawa Tengah dan Surabaya.

“Yang bersangkutan pada 27 Juli lalu juga menerima tamu dari Surabaya. Juga ada kerabat. Pada 1 Agustus mengeluhkan gejala, lalu periksa RSUD Blambangan dan dilakukan pemeriksaan dan rapid test. Hasilnya reaktif, lalu dilanjutkan ambil swab, dan hasilnya positif terinfeksi virus corona,” ungkap Rio.

Terkait adanya salah satu pejabat di lingkungan Pemkab Banyuwangi yang terkonfirmasi Covid-19, Sekretaris Daerah Mudjiono mengatakan bahwa kerja dan pelayanan publik yang dilakukan oleh pemkab tetap berjalan seperti biasanya dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. 

“Untuk saat ini, semua pelayanan berjalan dengan normal. Petugas maupun warga tetap harus ketat menjaga aturan. Pakai masker, jaga jarak, dan jaga imunitas tubuh. Kalau ada gejala yang mengarah ke covid, segera pergi ke fasilitas kesehatan. Jangan anggap remeh,” tegas Sekda.  

Mujiono juga menambahkan bahwa tracing telah dilakukan Dinas Kesehatan kepada seluruh kontak erat ketiga pasien tersebut. Termasuk seluruh karyawan yang ada lingkup kantor pejabat yang terinfeksi tersebut telah dilakukan pemeriksaan dan rapid test. 

“Hasil rapid test-nya, semua karyawan nonreaktif. Kami pastikan semua pelayanan tetap berjalan baik. Dan warga tidak perlu khawatir, karena kami telah ada aturan ketat bagi siapapun yang mengakses pelayanan publik di kantor pemerintahan,” pungkas Sekda. (adv.hmsbwi/ful)