Operasi Yustisi Temukan Banyak Masyarakat Tak Bermasker

oleh -

Kediri, ArahJatim.com – Sebagai salah satu cara pencegahan penyebaran Covid-19, pemerintah mulai menggalakkan penertiban kepada warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan, salah satunya dengan Operasi Yustisi. Operasi ini digelar petugas gabungan dari Kepolisian Sektor Gampengrejo Polres Kediri, Koramil 0809/04 , serta Muspika Kecamatan Ngasem, Selasa (29/9/20).

Operasi yustisi protokol kesehatan ini dilakukan sesuai perda Provinsi Jatim No 2 tahun 2020 dan Peraturan Bupati nomor 44 tahun 2020. Operasi digelar di depan Mako Koramil Ngasem, Jalan Pamenang Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri.

Dari hasil operasi yustisi tersebut, petugas gabungan menegur lebih dari 20 warga. Mereka mendapat sanksi teguran tertulis, hormat bendera hingga diminta untuk push up. Beberapa orang yang terjaring operasi karena tidak menggunakan masker, beralasan terburu-buru sehingga masker tertingggal.

Slamet, salah seorang pengguna sepeda motor yang terkena operasi mengatakan, dirinya biasanya memakai masker saat keluar rumah. Namun kali ini dia lupa memakainya sehingga terjaring operasi. Dirinya juga mengaku menyesal tidak memakai masker sehingga harus dihukum hormat bendera oleh petugas.

“Saya bawa masker, tapi saya lupa memakainya. Biasanya saya pakai masker, tapi ini tadi terburu-buru mau berangkat kerja dan ini tadi sama petugas disuruh hormat bendera Merah Putih selama 15 detik,” jelas Slamet.

Kapolsek Gampengrejo AKP Saiful Alam mengatakan operasi yustisi ini untuk menekan persebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Kediri.

“Operasi Yustisi ini merupakan salah satu cara memutus penyebaran virus covid 19, selain memberikan teguran juga hukuman fisik agar jera. Dibantu Kkoramil Ngasem dan jajaran Muspika Ngasem, kami juga memberikan masker gratis kepada warga yang kedapatan tidak menggunakan,” jelas Kapolsek.

Sementara itu Camat Ngasem Ari Budianto mengatakan, selain mengadakan Operasi Yustisi secara rutin, pihak Kecamatan juga terus berkeliling ke sejumlah lokasi yang biasa digunakan warga berkumpul untuk menertibkan yang tak bermasker, baik memberikan sanksi teguran maupun hukuman fisik

“Semoga dengan cara ini penyebaran Covid 19 bisa ditekan sehingga angka warga yang terkonfirmasi positif bisa berkurang,” harap Camat Ari.

Rencananya Muspika Ngasem akan melakukan operasi yustisi kepada para pengguna jalan dan tempat keramaian agar tertib menggunakan masker. Meskipun demikian, pihaknya tetap akan menegakkan sanksi dan hukuman sesuai dengan kondisi dan pelanggar. (Kominfo)