Anggota DPRD Bangkalan Kunker Ajak Istri dan Anak, Benarkah?

oleh -

Bangkalan, Arahjatim.com – Di tengah pandemi Corona Virus Desease (Covid-19) seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan lakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Yogyakarta.

Kunker Anggota DPRD Bangkalan tersebut dilakukan selama empat hari, mulai dari Komisi A, B, C dan D. Bahkan sebagian dari anggota DPRD Bangkalan ada yang mengajak istri beserta anaknya untuk turut serta.

Kunker anggota dewan tersebut dibenarkan oleh Kepala Bagian Hukum dan Persidangan sekertaris dewan (Sekwan) Bangkalan, Ahmad Roniyun Hamid melalui Rinchi Listianti bahwa hampir seluruh anggota melakukan Kunker ke Yogyakarta.

“Hanya komisi D yang ke Kabupaten Wonorejo. Komisi A, B dan C ke Yogyakarta mulai dari 30 September sampai 2 Oktober 2020,” katanya saat dikonfirmasi.

Tak hanya itu, Kunker akan dilaksanakan lagi minggu depan. Yakni Banggar akan lakukan Kunker keluar Provinsi, sementara untuk Komisi-Komisi belum ada kejelasan terkait pelaksanaan Kunker lagi.

“Memang di minggu depan akan ada kunker lagi. Banggar keluar provinsi sedangkan jadwal untuk komisi apa ada kunker lagi belum jelas,” imbuh Rinchi

Menurut Rinchi, pelaksanaan Kunker Anggota Dewan tersebut merupakan salah satu agenda studi banding tentang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

Dirinya juga membantah terkait dugaan sebagian anggota DPRD Bangkalan mengajak istri beserta anaknya turut dalam Kunker.

“Gak ada pak, kemarin berangkat dari sini. Setahu saya tidak ada, karena busnya berangkat dari sini,” ujar Rinchi.

Sedangkan biaya yang dihabiskan dalam Kunker 50 anggota DPRD tersebut sebanyak 739 juta belum termasuk biaya Kunker Banggar pekan depan.

“Ini bisa kurang atau bertambah. Dan 739 juta tersebut belum termasuk Kunker Banggar pekan depan. Rencananya kan pekan depan Banggar akan lakukan kunker juga,” tutup Rinchi. (fat/rd)