Mesum Di Kamar Kos, Dua Pasangan Tidak Sah Diamankan Tim Gabungan

oleh -
https://live.staticflickr.com/65535/40887140853_63ebc7aa29_b.jpg
Salah satu pasangan bukan suami isteri yang diamankan tim gabungan dari sebuah kamar kos. (Foo: arahjatim.com/jun)

Sumenep, Arahjatim.com – Guna memberantas “penyakit masyarakat” sekaligus menjaga kekhusyukan pelaksanaan ibadah puasa Ramadan, tim gabungan yang terdiri Satpol PP, TNI, Polri dan Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep menggelar operasi Penyakit Masyarakat (Pekat). Operasi ini menyasar aktivitas asusila di hotel, penginapan dan rumah kos yang ada di wilayah Kota Sumenep, Madura, Selasa (14/5/2019) malam.

Hasilnya, penegak Peraturan Daerah (Perda) itu berhasil mengamankan dua pasang pria dan wanita bukan suami istri, yang diduga berbuat mesum di dalam sebuah kamar kos.

Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Sumenep, Fajar Santoso mengatakan, sebelum razia digelar, awalnya ada laporan dari masyarakat, dan laporan tersebut sudah sampai ke Bupati Sumenep, bahwa di rumah kos-kosan daerah Desa Gung-Gung sering di tempati perbuatan mesum.

Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Sumenep, Fajar Santoso mengatakan pihaknya menerima keluhan masyarakat yang melaporkan bahwa sering terjadi tindak asusila di rumah kos-kosan di daerah Desa Gung-Gung. Dan laporan tersebut sudah sampai ke tangan Bupati Sumenep. Berbekal laporan itulah maka tim gabungan bertindak.

“Dari situlah kita melakukan operasi tim gabungan, dan terbukti ada dua pasangan mesum yang saat ini sudah kita amankan,” ujarnya, kepada ArahJatim.com, Rabu (15/5/2019) dini hari.

Dua pasangan mesum itu diciduk di dua tempat yang berbeda, yakni di Desa Gung-Gung, Kecamatan Batuan, dan di Desa Babbalan.

Satu pasangan diamankan karena berduaan di dalam kamar tertutup padahal mereka bukan pasangan sah. Tersangka perempuan berinisial IN, (19) warga Desa Masakambìng alias Pulau Masalembu dan yang pria berinisial WH, (20) asal Desa Sera Barat, Kecamatan Bluto.

Sementara satu pasangan lagi bernama Fahrur Rozi, (24) dan Nur Aini, (26) keduanya sama-sama warga Desa Banasare Timur, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Madura.

“Waktu operasi gabungan berlangsung malam ini, dua pasangan mesum itu ditemukan di dalam kamar kos-kosan berduaan, yang diduga berbuat mesum, dan dalam keadaan pintu tertutup. Setelah dibuka kamarnya, terlihat berduaan dan langsung kita bawa ke kantor Satpol PP untuk didata,” imbuh Fajar Santoso. (jun)