Mahasiswa Bangkalan Protes Pasar Modern

oleh -
oleh
https://live.staticflickr.com/65535/48330430191_49c0d30ec1_b.jpg

Bangkalan, ArahJatim.com – Asosiasi Mahasiswa Tanah Merah (AMATAR) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur mengirim surat protes kepada Wakil Bupati Bangkalan, Moh. Muhni.

Surat tersebut berisi pernyataan keberatan karena Pemkab Bangkalan tidak menerima permohonan audiensi antara mahasiswa dengan pemkab dalam hal ini Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bangkalan.

Sebelumnya pihak AMATAR telah mengirimkan surat pemberitahuan audiensi sejak tanggal 12 Juli 2019 untuk mengagendakan audiensi pada 17 Juli 2019. Namun, ketika waktunya tiba, pihak DPMPTSP tidak mengindahkan permintaan tersebut. Sehingga dengan terpaksa audiensi digagalkan.

pasang iklan_rev3

Baca juga :

Koordinator audiensi, Sofy MZ membenarkan adanya surat protes anggota AMATAR yang ditujukan kepada Wakil Bupati (Wabub) Bangkalan.

“Iya saya mengirim surat pemberitahuan kepada Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah Bangkalan, ini tanda terimanya bernomor agenda 1749/in WB” kata Sofy, sapaan akrabnya, Kamis (18?7/2019).

Pihaknya menambahkan bahwa surat ini sebagai bentuk kekecewaan atas tidak diresponnya surat audiensi yang telah dikirim dari jauh-jauh hari.

“Surat ini sebagai salah satu bukti bahwa kami tidak main-main soal rakyat, tidak main-main perihal hak rakyat dan tidak akan tinggal diam perihal kebijakan yang merugikan masyarakat,” tegasnya.

Bagian kesekretariatan DPMPTSP, Moh. Syaiful R. menyampaikan bahwa jadwal audiensi yang ditentukan oleh anggota AMATAR kebetulan berbarengan dengan agenda yang ada. Sehingga pihaknya mengaku tidak bisa melaksanakan audiensi dengan jadwal yang ditentukan oleh pihak anggota AMATAR.

“Kemarin saya telepon ke pihakAmatar tidak aktif, niatnya ingin menyampaikan bahwa ada agenda yang bersamaan dengan audiensi, tapi kami sudah agendakan lagi hari Jumat ini,” pungkasnya. (Fik)

No More Posts Available.

No more pages to load.