Surabaya, ArahJatim.com – Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil menangkap 5 dari 6 pelaku pengeroyokan yang mengakibatkan korbannya meninggal dunia di Jalan Raya Balongsari Utama Surabaya yang terjadi pada 19 Agustus 2021 yang lalu.
Adapun nama-nama pelaku yang berhasil diamankan oleh petugas diantaranya adalah BY (20), KM (23), JK (21), ST (39) dan NR (50).
Mereka ini merupakan warga Kota Surabaya, kemudian satu orang lainnya berinisial FG hingga saat ini sedang menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang).
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol A. Yusep Gunawan menyampaikan, ada beberapa senjata tajam berupa pisau, pedang sejenis sangkur yang digunakan oleh pelaku untuk menghabisi korban.
“Para pelaku sekitar pukul 17.00 nongkrong sambil minum kopi, kemudian mereka sepakat untuk jalan-jalan. Tapi, sampai di jalur dekat traffic light Balongsari Utama menemukan pengendara yang dianggap arogan,” kata Kombes Pol A. Yusep Gunawan, Senin (23/08/2021).
Karena dianggap arogan, salah satu dari pelaku (BY) memberikan tanda dan selanjutnya dipepet oleh KM. Kemudian BY melancarkan aksinya dengan menusuk leher korban menggunakan pisau.
“Pada saat itu juga korban tersungkur dan jatuh. Dan saat ditemukan korban sudah meninggal dunia,” lanjut Kombes Pol A. Yusep Gunawan.
Pasca kejadian tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan dan penelusuran dengan mencari bukti-bukti yang mengarah kepada para pelaku dengan mengecek rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi serta mencari informasi dari saksi yang berada di sekitar kejadian.
Hasil dari penyelidikan, petugas mendapatkan sebuah informasi serta identitas motor yang mengarah kepada para pelaku. Berdasarkan dari data tersebut, akhirnya pada tanggal 21 Agustus 2021, petugas berhasil menemukan seorang yang mengetahui peristiwa tersebut.
“Setelah didalami, yang bersangkutan memberikan informasi betul dengan adanya rombongan yang diduga para pelaku pembunuhan,” ucap Kombes Pol A. Yusep Gunawan.
Setelah mendapatkan informasi itu, kemudian petugas berhasil mengamankan salah satu pelaku yang diduga terlibat dalam perbuatan keji itu, setelah diinterogasi petugas kembali melanjutkan penyelidikan dan tak lama kemudian 4 pelaku lainnya juga berhasil diamankan oleh petugas di rumahnya masing-masing.
Setelah diintrogasi, pasca peristiwa tersebut, mereka langsung meninggalkan TKP menggunakan 3 motor dengan berboncengan yang telah dibekali senjata tajam.
Barang bukti yang berhasil diamankan dari kejadian ini adalah 1 bilah pedang, 2 bilah pisau, 1 unit sepeda motor merk honda PCX, 1 unit sepeda motor merk Honda Beat, rekaman CCTV, dan baju yang dipakai para pelaku saat itu, serta 7 unit handphone berbagai merk milik pelaku.
“Untuk kasus pembunuhan di Balongsari, saya pastikan bukan dari perguruan silat manapun atau kelompok tertentu, pembunuhan ini murni karena sikap arogansi saat berkendara,” tandas Kombes Pol A. Yusep Gunawan. (bd)










