TULUNGAGUNG, Arahjatim.com – Suasana Gedung Serbaguna Desa Padangan, Kecamatan Ngantru, Tulungagung, tampak lebih hidup dari biasanya pada Jumat (12/6/2026). Hampir 200 warga dari berbagai desa di wilayah Ngantru berkumpul dengan antusias. Mereka hadir bukan sekadar untuk sosialisasi formal, melainkan untuk bersilaturahmi langsung dengan sosok yang sudah tak asing lagi bagi mereka: Heru Tjahjono.
Hadir dalam kapasitasnya sebagai anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi sektor kesehatan, mantan Bupati Tulungagung ini kembali turun ke basis massa. Agenda pemantauan lapangan ini juga menggandeng pihak BPJS Kesehatan untuk memberikan pemahaman langsung terkait hak-hak jaminan kesehatan masyarakat.
Gaya Akrab “Bupati Sepuh” yang Tak Pernah Pudar
Ada momen menarik yang tertangkap kamera selama acara berlangsung. Gaya komunikasi Heru Tjahjono dinilai warga sama sekali tidak berubah. Ia tetap mempertahankan pendekatan yang akrab, santun, dan tanpa sekat—persis seperti gayanya saat memimpin Tulungagung belasan tahun silam.
Bahkan, suasana formal sosialisasi sempat mencair dan berubah penuh tawa ketika Heru dengan spontan menyapa dan mengajak bercanda seorang anak kecil yang ikut mengantre bersama ibunya. Pendekatan yang familiar dan humanis inilah yang membuat komunikasi dua arah antara wakil rakyat dan warga pedesaan mengalir begitu alami.
”Kegiatan ini adalah bagian dari fungsi pengawasan kami di DPR RI. Pemerintah sudah menyiapkan berbagai fasilitas kesehatan, jadi tugas kami adalah memastikan manfaatnya benar-benar sampai dan dirasakan langsung oleh masyarakat di tingkat pedesaan,” ujar Heru Tjahjono di sela-sela acara.
BPJS Kesehatan dan Pentingnya Proteksi Mandiri
Dalam forum tersebut, kolaborasi bersama BPJS Kesehatan menjadi poin krusial. Perwakilan BPJS dan tim Komisi IX mengingatkan pentingnya kepesertaan aktif. Bagi warga yang tidak masuk dalam daftar tanggungan pemerintah (PBI), mereka sangat disarankan untuk mendaftar secara mandiri demi mengantisipasi risiko kesehatan di masa depan.
Manfaat nyata dari program ini langsung dirasakan oleh warga yang hadir. Adib (43), salah seorang ibu rumah tangga asal Ngantru, mengaku sangat puas dengan adanya kegiatan monitoring seperti ini.
”Lewat pertemuan langsung ini, kami jadi tahu kalau sebenarnya banyak fasilitas yang bisa kami manfaatkan. Contohnya seperti cek kesehatan gratis di tingkat desa dari BPJS ini. Pelayanannya juga sama rata, tidak pilih-pilih,” ungkap Adib dengan wajah lega.
Resonansi Positif untuk Fasilitas Desa
Kegiatan berskala kecamatan ini juga membawa kebahagiaan tersendiri bagi Pemerintah Desa Padangan. Kepala Desa Padangan, Sutopo, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada tim DPR RI, Heru Tjahjono, serta pihak BPJS Kesehatan.
Sutopo menyebut, acara ini sekaligus menjadi momen “peresmian” tidak resmi bagi gedung serbaguna baru milik desa mereka.
”Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Selain memberikan edukasi penting mengenai program kesehatan pemerintah, momen ini sekaligus menandai bahwa gedung milik desa ini sudah siap digunakan untuk kegiatan masyarakat luas. Semoga ke depan, dari gedung ini lahir banyak manfaat untuk perlindungan kesehatan warga desa,” tutur Sutopo berharap.
Pertemuan hari itu ditutup dengan sesi layanan cek kesehatan gratis. Melalui aksi nyata ini, masyarakat Ngantru pulang tidak hanya membawa informasi baru, tetapi juga kepastian akan akses kesehatan yang lebih baik. (don1)










