Tulungagung, ArahJatim.com – Menandai pergantian bulan dibujung tahun 2022, ada yang menarik dilapas kelas II B Tulungagung. Rotasi jabatan pimpinan di lembaga tersebut mulai bergerak lagi.
Tunggul Buono A.Md.IP, yang sebelumnya menjabat sebagai Kalapas Tulungagung, per 28/11/2022 mendapatkan kepercayaan menjadi Kalapa kelas II Adi kabupaten Sragen.
Acara serah terima yang dilakukan di lapas Tulungagung, Kamis 1/12/2022, juga dihadiri seluruh anggota forkopimda Tulungagung. Hadir juga dalam acara itu kepala div.lembaga kemasyarakatan Jatim.
Sementara kalapas lama, Tunggul Buono, dalam keterangan pers kepada beberapa awak media, termasuk ArahJatim.com, mengaku mengucapkan terimakasih, atas rasa persaudaraan yang dibangun selama ini bersama masyarakat Tulungagung , termasuk unsur pemerintahan, dan media.
” Kami sekeluarga, menyampikan maaf bilamkami bersama masyarakat Tulungagung selama ini. Kami juga sangat berterimakasih kepada semua lapisan, termasuk media, yang selama ini menjadi partner positif kami. Semoga ini nantinya akan terus berkelanjutan, menjadikan masyarakat untuk saling mensuport agar Tulungagung menjadi terus terjaga kedepannya “, ungkap kalapas yang suka dekat dengan media ini.
Acara yang berlangsung meriah dan sederhana ini , sedikit mengharukan, ketika sesi pamitan kalapas dengan para stafnya dan perwakilan warga binaan. Baik mantan kalapas maupun yang dipamiti sama sama menitikkan air mata, menandakan adanya rasa kekeluargaan yang sudah erat.
” Kami merasa ada yang terputus, karena bapak itu orangnya baik “, ungkap YS perempuan yang masuk lapas terkait narkoba, ketika memberi kesan atas kalapas Tunggul selama ini.
Sementara kalapas baru , R.Budiman Priyatna Kusumah A.Md P. SH .MH dalam ramah tamahnya bersama media , berjanji akan terus membangun suasana kerja yang nyaman. Apa yang sudah baik akan ditingkatkan dan yang kurang, akan disempurnakan.
” Kami terus terang harus menyampikan terimakasih kepada mas Tunggul. Beliau itu senior saya. Saya akan teruskan kerja beliau agar beliau senang, bila ada kemajuan yang terjadi di lembaga ini. Banyak masukan yang harus kami pahami, ” kearifan lokal” adalah hal yang tidak bisa kita lupakan”, ungkap Kalapas baru Tulungagung, laki laki kelahiran Bandung Jabar, yang sebelum memimpin Tulungagung, mendapat tugas di Tabanan Bali. (dni)












