Gunung Semeru Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran, BPBD Lumajang Diminta Siaga

oleh -

Lumajang, ArahJatim.com – Gunung Semeru kembali meluncurkan Awan Panas Guguran, Selasa (2/2/2021). Kali ini luncuran awan panas mencapai jarak dua kilometer dari ujung lidah lava. Sementara dari puncak kawah mencapai 4,5 kilometer ke tenggara gunung atau mengarah ke Besuk Kobokan.

Awan panas yang meluncur pada pukul 06.35 WIB itu terekam di seismograf Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pantau Gunung Api Semeru dengan amplitudo maksimal 22 mili meter selama 575 detik.

Meskipun belum ada laporan dampak yang signifikan, namun Bupati Lumajang Thoriqul Haq memerintahkan Tim Reaksi Cepat dari BPBD Lumajang untuk melakukan pemantauan terutama dari potensi dampak hujan abu.

“Ini saya bersama Pak Kapolres, Pak Dandim dan Pak Ketua DPRD terus melakukan pemantauan perihal dampaknya,” ungkap Bupati Lumajang, Thoriqul Haq saat dikonfirmasi ArahJatim.com.

Lebih lanjut pihaknya menjelaskan bahwa sementara tidak ada laporan dampak siginfikan akibat awan panas guguran ini. Hanya sempat terjadi kepanikan warga, tapi itupun hanya sebentar.

“Hingga saat ini tidak ada pengungsi, hanya sempat panik tapi sebentar kok,” tambahnya.

Sementara itu, dampak awan panas ini hanya mengakibatkan sempat terjadi hujan abu dengan intensitas tipis hingga sedang di enam desa di dua kecamatan di Kabupaten Lumajang.

“Yang sempat terdampak hujan abu adalah Desa Tambahrejo, Desa Tumpeng, Desa Kelapa Sawit, Desa Penanggal, Desa Sumbermujur di Kecamatan Candipuro dan Desa Pasrujambe di Kecamatan Pasrujambe,” ujar Kabid Kedaruratan BPBD Lumajang, Joko Sambang.

Meski sempat mengeluarkan Awan Panas Guguran, namun status Gunung Semeru masih bertahan di level waspada dua. (rokhmad)