Banyuwangi Beri Edukasi Ratusan Ibu Hamil Tentang Kesehatan Pranatal

oleh -
https://live.staticflickr.com/65535/49643007588_a6b8967af9_b.jpg

Banyuwangi, ArahJatim.com – Pemkab Banyuwangi terus berkomitmen menciptakan sumber daya manusia (SDM) daerah yang berkualitas unggul sejak dini. Salah satunya dilakukan dengan memberi edukasi pranatal (masa kehamilan) kepada ratusan ibu hamil se-kabupaten pada acara workshop pranatal yang berlangsung di Banyuwangi, Selasa (10/3/2020).

Workshop yang diikuti 320 ibu hamil ini dibuka langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas. Dalam pelatihan ini, mereka diberikan edukasi tentang apa saja yang harus dilakukan selama masa kehamilan, hingga masa tumbuh kembang anak.

“Saya mengapresiasi ibu-ibu yang mau hadir hari ini. Ini menunjukkan kepedulian ibu-ibu akan perkembangan generasi ke depan. Ibu yang peduli terhadap perkembangan anak sejak kandungan adalah kunci mencetak generasi unggul bangsa,” kata Dani, panggilan akrabnya.

Baca juga:

Ipuk mengatakan, menciptakan SDM yang unggul harus dimulai sejak dini. Yakni sejak anak masih di dalam kandungan. Karena itu keluarga dalam hal ini ayah dan ibu harus memberikan perhatian lebih dan menjaga asupan gizi serta kesehatan ibu dan bayi selama masa kandungan.

“Perkembangan bayi itu distimulus sejak dari rahim. Apa yang dikonsumsi oleh ibu tentunya berpengaruh pada kualitas pembentukan organ tubuh bayi seperti otak, jantung, dan lainnya. Maka asupan gizi ibu selama masa kehamilan sangat perlu untuk diperhatikan,” kata Ipuk.

Untuk itu, Dani meminta agar ibu-ibu hamil rajin memeriksakan kandungannya serta rajin konsultasi terkait kehamilannya.

“Jangan lupa datang ke Posyandu terdekat. Manfaatkan posyandu untuk konsultasi kehamilan, khususnya yang memiliki resiko tinggi. Selain itu, nanti juga akan diberikan asupan tambahan yang dibutuhkan,” pesan Ipuk.

Pada kesempatan tersebut Ipuk juga mengingatkan tentang periode golden age anak yakni usia 0-5 tahun, yakni masa di mana pertumbuhan anak berkembang dengan pesat. Tidak hanya fisik, namun juga perkembangan kesehatan mentalnya juga perlu diperhatikan.