
Lumajang, ArahJatim.com – Penderita demam berdarah (DB) di Lumajang meningkat dibanding tahun 2018 lalu, bahkan satu penderita meninggal karena serangan virus dengue. Kini, petugas dari Dinas Kesehatan Lumajang gencar melakukan sosialisasi dan pengasapan atau fogging ke sejumlah daerah padat permukiman, Selasa (12/02/2019).
Penderita virus dengue yang disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti atau biasa dikenal dengan nyamuk demam berdarah, di Rumah Sakit dr. Haryoto saja tercatat ada 64 penderita.
Baca Juga :
- Wakil Bupati Blitar Pimpin Fogging, Guna Menekan Penyebaran DBD
- Polres Lumajang Raih Peringkat 2 Kepercayaan Masyarakat
- Musim DBD Jus Jambu Merah Diburu Pasien DB
Bahkan, seorang penderita Safira Maulidia (16) warga Lumajang harus meregang nyawa diduga disebabkan oleh telatnya mendapatkan perawatan medis.
“Dia dibawa pulang sudah dalam kondisi sakit mas, katanya dia sakit di pondok itu sudah 6 hari baru dibawa pulang terus dirawatkan, ya meskipun akhirnya juga meninggal dunia,” ungkap Yusmiati, keluarga korban saat ditanya ArahJatim.com.
Dari 64 penderita demam berdarah, 13 diantaranya warga Lumajang, sementara sisanya adalah warga luar kota lumajang. (Rokhmad)










