Kediri, ArahJatim.com – Salah satu upaya untuk mengatasi kelangkaan pupuk, Calon tunggal bupati Kediri Hanidhito Himawan Pramono dalam kampanyenya sabtu (24/10) menawarkan program desa inovasi teknologi organik. Di dalam program tersebut, petani akan mendapat edukasi sosialisasi dan pelatihan pertanian pupuk organik cair.
“Tentang kelangkaan pupuk dikios kios salah satu opsinya adalah penggunaan pupuk organik. Dulu pada awal awal saya datang kesini, memang masih ada resistensi. Karena belum terlihat simpul simpul mana yang sudah menggunakan pupuk organik mau pun semi organik, ” Terang pemuda berusia 28 tahun ini.
Dito mengklaim jika antusiasme masyarakat untuk mengikuti pelatihan pembuatan pupuk organik sangat tinggi. Ia lantas memberi contoh Semisal para petani organik yang tinggal diwilayah Kecamatan Semen. Meski pun disana belum ada pelatihan tetapi mereka memiliki keinginan
“Sudah ada 6 kecamatan yang minta program Desa Inovasi Teknologi Organik, salah satunya di Kecamatan Semen yang menyurati ke tim saya, ” ujar putera dari sekretaris Kabinet Pramono Anung ini, ditemui dalam agenda kampanye diKecamatan Badas Kabupaten Kediri.
Lebih lanjut Dhito tidak mau tergesa gesa, untuk memaksakan program tersebut. Ia lebih melihat terlebih dahulu hasil produksi panen para petani . Jika memang sudah sesuai dengan biaya cost yang dikeluarkan pada saat pembuatan pupuk organik, makan program ini dipastikan terus berlanjut.
Sementara ketika ditanya untuk fasilitas peralatan pembuatan pupuk. Dito menjawab jika nantinya dirinya terpilih dan diberi amanah oleh masyarakat Kabupaten Kediri, ia akan berbicara dengan Dinas Pertanian tentang bagaimana proses pengadaan untuk alat pembuatan pupuk.
“Perlahan lahan kita lihat dulu produksi panennya, kalau produksi panennya sesuai dengan yang dikeluarkan pada saat pembuatan pupuk organik maka program ini akan saya terus galakan, ” Katanya.(das)










