Mas Dhito : Kantor Pemkab Kediri Kini Dilengkapi Sistem Proteksi Kebakaran Canggih

oleh -
oleh

Kediri, ArahJatim.com – Belajar dari peristiwa kelam kerusuhan Agustus 2025 lalu, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan bahwa proses rehabilitasi Gedung Pemerintahan Kabupaten Kediri tidak hanya sekadar perbaikan fisik. Fokus utama dalam pembangunan ulang ini adalah peningkatan standar keamanan yang jauh lebih ketat, terutama pada sistem proteksi kebakaran dan jalur evakuasi.

​”Ada beberapa hal yang sangat kami perhatikan, salah satunya faktor pengamanan seperti emergency exit (pintu darurat) dan sistem pemadam. Kemarin yang belum ada itu sistem pemadamnya, sekarang sudah kami lengkapi dengan pendeteksi api,” ujar Bupati yang akrab disapa Mas Dhito tersebut saat meninjau lokasi, Selasa (31/3/2026).

Progres Pembangunan Capai 68 Persen

​Dalam inspeksi mendadak (sidak) tersebut, Mas Dhito melihat langsung detail pengerjaan di dalam ruangan Kantor Bupati dan Wakil Bupati, serta Gedung Sekretariat Daerah. Berdasarkan pantauannya, kualitas pengerjaan dinilai cukup memuaskan dengan progres fisik yang signifikan.

pasang iklan_rev3

​”Saat ini progresnya sudah menyentuh angka 68 persen, jadi tersisa sekitar 32 persen lagi. Secara struktur bangunan memang tidak banyak berubah, namun fungsi keamanannya yang kita tingkatkan drastis,” jelasnya didampingi Plt Kepala Dinas Perkim Kabupaten Kediri, Irwan Candra Wahyu Purnama.

​Mas Dhito optimis gedung ini bisa segera ditempati kembali dalam waktu dekat sesuai target yang telah ditentukan, sehingga pelayanan publik di pusat pemerintahan kembali maksimal.

Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat di Plosoklaten

​Selain fokus pada gedung pemerintahan, Mas Dhito juga memberikan perhatian khusus pada proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Plosoklaten. Proyek ini menjadi prioritas agar siswa yang saat ini masih mengungsi di gedung sementara (Balai Pengembangan Kompetensi ASN di Tarokan) bisa segera mendapatkan fasilitas belajar yang layak.

​Untuk mengejar tenggat waktu, Mas Dhito menginstruksikan adanya penambahan tenaga kerja secara masif:

  • Jumlah Pekerja Saat Ini: 524 orang.
  • Target Penambahan: Akan ditingkatkan menjadi 800 pekerja.

​”Harapan saya tahun ini anak-anak sudah bisa pindah ke Sekolah Rakyat yang baru di Plosoklaten. Kita kejar pengerjaannya dengan menambah personel lapangan agar selesai tepat waktu,” tegas Mas Dhito.

Harapan Kondusivitas Kediri ke Depan

​Meski fasilitas gedung kini telah dipersenjatai dengan sistem pengamanan dan deteksi api yang memadai, Mas Dhito menekankan bahwa infrastruktur hanyalah alat pendukung. Ia sangat berharap kejadian anarkis yang menghanguskan aset negara tersebut tidak terulang kembali di masa depan.

​Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah demi kelancaran pembangunan dan pelayanan di Kabupaten Kediri.

No More Posts Available.

No more pages to load.