Banyuwangi, ArahJatim.com – Untuk memastikan kesiapan kapal feri menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020, marine inspector Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Wangi, Banyuwangi, melakukan uji petik atau uji kelayakan kapal di Selat Bali. Satu per satu armada laut jenis kapal motor penumpang (KMP) disidak petugas.
Alat komunikasi yang berada di anjungan nakhoda kapal menjadi sasaran utama pemeriksaan. Petugas juga mengecek seluruh komponen di ruang kemudi dalam kapal.
Mulai alat navigasi, radio sebagai alat komunikasi utama, serta GPS yang berfungsi sebagai penunjuk arah kapal dalam berlayar juga tak luput dari pemeriksaan.
Baca juga:
- Latihan SAR Dan Sea Survival Berskala Besar Digelar di Selat Bali.
- Minim Sosialisasi, Sistem Pembayaran Nontunai Penyeberangan Ketapang Bikin Arus Lalu Lintas Macet.
- Aktivitas Penyeberangan Di Pelabuhan Ketapang Sempat Ditutup Hampir 1 Jam.
Alat keselamatan seperti sekoci penolong juga dipastikan berfungsi oleh petugas. Pengecekan jumlah lift jacket juga dilakukan untuk memastikan bahwa jumlah lift jakcet yang tersedia tidak kurang dari jumlah penumpang maksimal di atas kapal.
Jika dalam sidak petugas menemukan adanya kekurangan dari segi alat keselamatan kapal, maka kapal tersebut tidak diizinkan berlayar oleh petugas. KSOP akan menunda keberangkatan kapal sampai kekurangan yang ditemukan terpenuhi.

“Uji petik ini dilaksanakan atas instruksi Dirjen Hubla dalam menghadapi libur Natal dan Tahun Baru. Seluruh komponen kapal termasuk alat keselamatan hingga kru kapal juga kita periksa. Kalau dalam pemeriksaan kita temukan kekurangan kita akan beri tenggat waktu pihak kapal untuk memenuhi, namun jika tidak juga kunjung melakukan perbaikan kita tidak akan berikan izin berlayar kepada kapal tersebut,” tegas Ade Sucipto, petugas KSOP Tanjung Wangi, Kimis (5/12/2019).
Selain di bagian permesinan dan alat navigasi, alat pemadam kebakaran di dalam kapal juga ikut diperiksa kesiapannya. Dalam sidak kali ini sedikitnya 60 kapal motor yang melayani jasa pelayaran di Selat Bali telah diperiksa dan dinyatakan siap menghadapi lonjakan penumpang selama libur Natal dan Tahun Baru.
Pemeriksaan rutin dilakukan juga untuk meminimalisir angka kecelakaan laut saat kondisi jalur pelayaran di Selat Bali sedang padat. (ful)










