Sumenep, ArahJatim.com – Antrean panjang setiap hari selalu terjadi di Pelabuhan Kalianget-Talango, Kabupaten Sumenep, Madura.
Pantauan ArahJatim.com Jum’at (24/05), antrean panjang di pelabuhan Kalianget terjadi sekitar 300 meter setiap hari. Akibatnya, banyak warga yang mengeluh karena setiap hari sering gagal mengirim barang dan terlambat menyeberang di pelabuhan.
“Setiap pagi hari, antrean terjadi di sisi pelabuhan Talango. Sedangkan sore hari di sisi pelabuhan Kalianget dan ini bukan hanya hari ini, tapi sudah seminggu lebih,” ujar Edi, pengemudi roda empat yang mengaku akan pulang ke Talango, Jum’at (24/05).
Menurutnya, warga setiap hari yang ingin menyeberang harus menunggu berjam-jam terlebih dahulu. Hal ini disebabkan oleh Kapal Tongkang yang dioperasikan hanya satu unit.
“Sudah satu minggu lebih kapal tongkangnya hanya satu yang dioperasikan, padahal tongkang disini untuk angkut kendaraan ada tiga,” jelas Edi.
Baca Juga :
- Dihantam Gelombang Tinggi, Truk Dalam Kapal Terguling Timpa Avanza Dan Mobil Pikap
- Layani Arus Mudik di Madura, Menhub Serahkan Kapal Perintis
- Fasilitasi Pemudik, Banyuwangi Kembali Gelar Mudik Gratis
Untuk itu, pria asal Kecamatan Talango itu berharap agar persoalan ini segera disikapi oleh Pemkab Sumenep. Dia minta Dinas Perhubungan Sumenep secepatnya mencari solusi agar masyarakat tidak banyak makan waktu saat hendak menyeberang, baik dari Talango maupun Kalianget.
“Kalau hal ini terus dibiarkan, kasihan masyarakat harus menunggu berjam-jam di dermaga untuk bisa menyeberang. Apalagi sekarang bulan puasa. Kalau sore hari tak sedikit masyarakat yang terpaksa buka puasa di area pelabuhan,” harapnya.
Data dan Informasi yang dihimpun ArahJatim.com, di Pelabuhan Kalianget-Talango, ada tiga trayek Kapal Tongkang. Yakni, KM Safaras Jaya alias Puskopal, KM Sumekar dan KM Karjon. Namun saat ini yang dioperasikan hanya tinggal KM Safaras Jaya saja. (jun)






