Warga Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan Segel TPA, Belum Ada Solusi

oleh -

Bangkalan, Arahjatim.com – Setelah disegel oleh warga setempat, kini dua pintu masuk tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Desa Buluh Kecamatan Socah kabupaten Bangkalan dipenuhi batang dan ranting pohon, kamis (27/2/2020).

Tumpukan batang pohon berukuran sedang dan ranting lengkap dengan daun itu kini menutupi seluruh dua pintu masuk ke TPA . suasana di sekitar TPA juga tampak sepi tanpa seorang wargapun yang berada di lokasi.

Hal ini menunjukkan bahwa permasalahan sampah yang ada di Bangkalan antara Pemkab Bangkalan dan warga belum terselesaikan. Warga Desa Buluh menyegel TPA seluas 2,5 hektare itu sejak jumat (20/2/2020).

Di hari ketujuh pasca penyegelan, beredar surat perihal permohonan fasilitas pengamanan yang ditujukan kepada Kapoleres Bangkalan, tertanggal 26 Februari 2020. Surat edaran yang ditandatangani oleh wakil Bupati Bangkalan Moh Mohni itu berisikan.

“Sesuai hasil mediasi bersama tokoh masyarakat Desa Buluh Kecamatan Socah hari Rabu tanggal 26 Februari 2020 di Pendopo Agung telah disepakati bahwa TPA bisa dibuka dan digunakan kembali”.

Diawali dengan mendorong dan pemerataan menggunakan alat berat exavator dan bulldozer oleh masyarakat lokal Desa Buluh.

“Berkenaan dengan hal tersebut, meminta bantuan saudara untuk membantu menfasilitasi pengamanan pada kamis 27 Februari 2020 pukul 07.00 di lokasi TPA,” begitu isi surat permohonan tersebut

Tembusan surat tersebut tertuju kepada Bupati Bangkalan, serta Forkopimda, Sekretaris daerah, kepala DLH, kepala Bakesbangpol, Camat Socah, dan Kepala Desa Buluh.

Smentara itu, Bupati Bangkalan Ra Latif menerangkan, Pemkab Bangkalan berharap ada upaya komunikasi dari masyarakat yang bisaa menjembatani.

“ada masyarakat yang datang ke kami, siap melakukan komunikasi dengan masyarakat lain,” terang Ra Latif saat ditemui usai membuka acara Kampanye dan Lomba Gerakan Mayarakat Hidup Sehat di Pendopo Pratanu, Kamis (27/2/2020).

Ra Latif menambahkan, Pemkab Bangkalan sedang mengupayakan untuk membuka kembali TPA yang sudah disegel oleh warga sekitar.

“Insyaallah, hari ini kami lakukan, pendampingan dari pihak kepolisian,” tutup Ra Latif.

(rid/fik)