Warga Geger, Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Di Tempat Sampah Pasar Blambangan

oleh -
oleh
https://live.staticflickr.com/65535/48489397626_c48828ec32_b.jpg
Penemuan mayat bayi perempuan di tempat sampah Pasar Blambangan gegerkan warga. Diduga bayi malang tersebut sengaja dibunuh sebelum akhirnya dibuang. (Foto: arahjatim.com/ful)

Banyuwangi, ArahJatim.com – Pengunjung dan warga sekitar Pasar Blambangan Banyuwangi mendadak heboh, Kamis (8/8/2019) sore. Sesosok mayat bayi ditemukan teronggok di tempat sampah pasar yang terletak di Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi tersebut. Diduga bayi malang berjenis kelamin perempuan itu baru dibuang kurang dari 24 jam.

Jasad bayi malang tersebut ditemukan oleh petugas kebersihan sekitar pukul 15.00 WIB, dalam posisi terbungkus plastik warna biru rletdengan tali pusar masih menempel di badannya. Awalnya tak seorangpun warga yang berani membuka bungkusan berisi jasad bayi . Namun menurut salah seorang warga yang melihat, satu tangan bayi malang terkulai di antara tumpukan sampah.

Baca juga:

pasang iklan_rev3

“Nggak ada yang tahu kapan bayi ini dibuang, tahu-tahu tadi warga sudah heboh ada temuan bayi. Yang pertama kali menemukan petugas sampah di dalam pasar ini. Kondisinya sudah meninggal dunia. Bayi terbungkus selendang dan tas kresek,” kata Rendra, warga sekitar Pasar Blambangan.

Petugas Kepolisian Sektor Kota Banyuwangi yang dipimpin Kanit Reskrim, Ipda Nurmansyah setelah sebelumnya menerima laporan dari masyarakat tiba di lokasi guna melakukan evakuasi dilanjutkan dengan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya jasad bayi terbungkus tas plastik warna biru yang diduga sengaja dibuang oleh orang tuanya tersebut dimasukkan ke dalam kardus untuk dibawa ke kamar mayat, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan Banyuwangi untuk diautopsi.

“Bayi itu diduga dibuang oleh orang tuanya. Ketika ditemukan sudah meninggal. Ada satu lembar baju berlumuran darah,” ujar Ipda Nurmansyah.

Polisi membawa jasad bayi tersebut untuk diautopsi dan menyelidiki siapa pelaku dan penyebab kematiannya. (Foto: arahjatim.com/ful)

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan pihak kepolisian, bayi nahas tersebut dipastikan masih berusia kurang dari 24 jam. Meski kondisi mayat bayi masih utuh, namun polisi mencurigai meninggalnya  bayi malang terlebih dahulu dibekap mulutnya sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia di tempat sampah.

”Kita masih selidiki, ada luka lebam di bagian pernapasan di mulut dan hidung. Kuat dugaan bayi ini dibekap dulu sebelum meninggal dunia. Kita masih buru pelaku pembuang bayi,” pungkas, Ipda Nurmansyah. (ful)

No More Posts Available.

No more pages to load.