Walikota Kediri Siap Jadi Yang Pertama Disuntik Vaksin

oleh -

Kediri, ArahJatim.com – Pemerintah Kota Kediri hari senin (11/12021) melaksanakan simulasi vaksin covid – 19, kepada warga kota Kediri, simulasi di gelar di UPTD puskesmas Pesantren 2 Jalan Cendana 30 kota kediri,  untuk pemetaan protokol pelaksanaan vaksinasi Covid – 19.

Abdulah Abu Bakar Walikota Kediri didampingi dr Fauzan Adima Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri melihat secara langsung proses simulasi vaksinasi sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat dan alhamdullilah simulasi belajar lancar.

dr Fauzan Adima, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri mengatakan kami mohon kepada seluruh masyarakat kota Kediri tidak usah ragu untuk melakukan vaksinasi karena sejauh ini, sampai saat ini satu-satunya cara yang paling efektif untuk mencegah terbebas dari covid -19, adalah disiplin 3 M dan vaksinasi.

lebih lanjut Fauzan  menambahkan  kalau masyarakat sudah disiplin dengan 3 m dan divaksinasi Maka insya Allah kita akan terbebas dari penyakit covid 19.

“Vaksin yang sudah diterbitkan ini sudah mendapatkan sertifikat halal dari MUI dan sudah melewati uji klinis yang ketiga,” ujarnya

Menurut dr Fauzan sudah beberapa negara menggunakan dan berhasil termasuk Turki Hasilnya 91,2% vaksin sinovac kini mempunyai tingkat keamanan atau kemampuan untuk melindungi dari covid -19 dan tingkat immuno identitasnya atau Untuk menimbulkan Kekebalan terhadap covid -19 terakhir negara  Brasil juga sudah di atas 70% artinya ini betul-betul aman dan efektif.

Proses penyuntikan vaksin di Kota Kediri ada 15 tempat terdiri dari 9 Puskesmas dan 6 rumah sakit itu adalah Rumah Sakit Gambiran, RS Bhayangkara, Rs  Baptis, Rumah Sakit DKT, Rs Muhammadiyah dan Rumah Sakit Lirboyo sementara  Puskesmas Mrican, Puskemas Cempurejo, Puskesmas Sukorame, Puskesmas Balowerti, Puskesmas wilayah kota utara wilayah kota Selatan Pesantren 1 Pesantren 2 dan Puskemas Ngletih.

“Yang kita usulkan 5320 untuk nakas tahap pertama kemudian yang sudah Acc yaitu sebanyak 3435 orang, sisanya tahap kedua jadi vaksinasi ini berlangsung lebih 1 sampai 2 tahun,”katanya

Fauzan juga menambahkan vaksin pertama pada tanggal 13 Januari sampai dengan April itu adalah untuk nakes, untuk seluruh kota Kediri jumlahnya kita usulkan 197232 sasaran seluruh kota Kediri, Kenapa tidak semuanya karena ada kriterianya yang pertama berusia 18 sampai dengan 59 tahun.

Kita lihat daftar penduduk proyeksi penduduk kota Kediri tahun 2020 yang berusia 18 sampai 59 tahun adalah 197232.

“Kita sudah siap semua dari SDM sasaran prasaranan semuanya sudah 100% siap,”ujarnya

Abdullah  Abu Bakar Walikota Kediri  menghimbau  agar masyarakat memanfaat vaksinasi guna menciptakan respon antibodi untuk sistem kekebalan tubuh, Mas Abu juga siap jadi orang pertama  untuk di vaksin si Kota Kediri.

“Hari Pertama Insya Allah Saya dan ada beberapa tokoh masyarakat siap untuk di vaksin untuk memastikan vaksin ini sangat baik sekali dan halal,” katanya.(das)