Terkait Kunjungan 35 Mahasiswa Asal Hong Kong, Pemkab Banyuwangi Beri Pernyataan

oleh -
https://live.staticflickr.com/65535/49618472122_8a2e48e950_b.jpg

Banyuwangi, ArahJatim.com – Guna mengantisipasi penyebaran virus corona yang belakangan ini marak di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melakukan berbagai upaya pencegahan. Seperti yang dilakukan terhadap 35 mahasiswa asal Hong Kong yang sedang melakukan kunjungan di Banyuwangi.

Sebagaimana diketahui, saat ini 35 mahasiswa Fakultas Arsitektur Universitas Hong Kong sedang melakukan “wisata arsitektur” di Banyuwangi. Mereka datang untuk melihat pengembangan dan penataan daerah dengan pelibatan para arsitek seperti telah dijalankan oleh Banyuwangi beberapa tahun terakhir. Wisata arsitektur ini telah banyak dilakukan oleh mahasiswa dalam dan luar negeri ke Banyuwangi dalam beberapa tahun terakhir.

Berkaitan dengan kunjungan 35 mahasiswa jurusan arsitektur asal Hong Kong tersebut, Pemkab Banyuwangi, mengeluarkan pernyataan. Di antaranya, Dinas Kesehatan Banyuwangi telah melakukan tindakan antisipasi untuk pencegahan virus Corona. Mengingat Hong Kong merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi tinggi penularan virus tersebut.

Tindakan-tindakan yang dilakukan di antaranya, begitu datang di Banyuwangi, Senin (2/3/2020), semua anggota rombongan langsung dilakukan pemeriksaan awal meliputi suhu tubuh dan gejala Infeksi Saluran Pernafasan Atas oleh petugas Dinas Kesehatan. Pemeriksaan ini dilakukan karena dua indikasi tersebut merupakan gejala awal apabila terjangkit virus corona.

Rombongan tersebut akan dipantau setiap hari oleh Dinas Kesehatan serta dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dan gejala ISPA setiap harinya selama mereka berada di Banyuwangi sampai kepulangan dalam waktu dekat.

 

Dinkes telah mewajibkan mereka menggunakan masker selama beraktivitas di Banyuwangi terutama saat melakukan aktivitas di luar ruangan. Dinkes bahkan telah membagikan masker kepada mereka.

Di sisi lain, Pemkab Banyuwangi berterima kasih atas respons dari berbagai kelompok peminat wisata arsitektur dari dalam dan luar negeri yang selama ini rutin berkunjung ke Banyuwangi untuk melihat pendekatan pembangunan kota dengan melibatkan arsitek yang telah dilakukan Banyuwangi. Termasuk yang terbaru kunjungan 35 mahasiswa Fakultas Arsitektur dari Hong Kong.

Namun, Pemkab Banyuwangi melalui Dinkes juga memastikan akan  melakukan pemantauan intensif terhadap rombongan tersebut demi kebaikan bersama. Sehingga, jika dalam pemantauan tersebut ada prosedur operasional yang membuat kurang nyaman delegasi luar negeri, Pemkab memohon untuk dimaklumi karena ini demi kebaikan bersama. (adv.hmsbwi/ful)