Tekan Jumlah Pengangguran, Pemkab Blitar Gelar Job Fair

oleh -
Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, MM meninjau salah satu stan perusahaan yang turut menjadi peserta Job Fair mini di Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar, Jalan Imam Bonjol nomor 7 Blitar. (Foto: arahjatim.com/hms.mua)

Blitar, ArahJatim.com – Guna mengurangi jumlah pengangguran di Kabupaten Blitar yang saat ini mencapai 21 ribu orang , Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Tenaga Kerja menggelar job fair mini, Jumat (15/3/2019). Kegiatan yang digelar selama sehari ini dimulai pukul 09.00 – 15.00 WIB di Kantor Dinas Tenaga Kerja, Jalan Imam Bonjol nomor 7 Blitar.

Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Blitar melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra. Pantauan di lokasi, ratusan pencari kerja menyerbu pameran lowongan pekerjaan ini sejak pagi hari. Bahkan, di saat yang sama Bupati Blitar juga ikut meninjau kegiatan job fair ini.

Usai meninjau job fair, Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, MM mengatakan, melalui kegiatan job fair mini tersebut, pihaknya optimis bisa mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Blitar. Dijelaskannya, sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam Sensus Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Tahun 2018, diketahui bahwa jumlah angkatan kerja ada 638.460 orang, pengangguran 21.508 orang dan bekerja 616.952 orang.

“Dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) sebesar 3,37 persen, kita masih di bawah jumlah TPT Jawa Timur yakni 4,10 persen. Tapi upaya untuk mengurangi angka pengangguran terus kita lakukan tiap tahun,” ujar Bupati.

Rijanto menjelaskan, selama beberapa tahun terakhir jumlah angkatan kerja dan pekerja terus mengalami peningkatan. Tetapi ia memastikan angka pengangguran semakin menurun. Menurutnya, hal ini merupakan dampak positif diselenggarakannya job fair.

“Tentu dengan dilakukan kegiatan ini, secara bertahap dan terus menerus kita yakin mampu menekan angka pengangguran sekaligus menekan angka kemiskinan,” tandasnya.

Baca juga:

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar, Haris Susianto mengatakan, dalam kegiatan job fair mini kali ini menyediakan ratusan lowongan pekerjaan dan diikuti 25 perusahaan lokal. Menurutnya, job fair mini ini baru pertama digelar di tahun 2019.

“Ada beberapa bidang yang disediakan dalam kegiatan ini, meliputi bidang pertambangan, finance, perindustrian, perdagangan, perhubungan dan lain-lain,” terangnya.

Haris menjelaskan, tujuan utama dilakukannya kegiatan ini adalah untuk mempertemukan antara pencari kerja dan penyedia kerja, sehingga pencari kerja bisa menyesuaikan dengan keterampilan dan minat. Selain itu, penyedia kerja bisa mencari pencari kerja sesuai dengan kebutuhan.

“Kita berharap dalam kegiatan ini jumlah serapan tenaga kerja bisa meningkat dibandingkan dengan sebelumnya,” harapnya.

Haris menambahkan, kegiatan job fair mini tahun ini direncanakan bakal dilakukan sebanyak tiga kali. Selain itu, pihaknya juga bakal menggelar job fair akbar atau tingkat regional yang rencananya akan dilakukan pada September 2019. (Adv.hms.mua)