Tulungagung, ArahJatim.com – Guna mengantisipasi adanaya jenis jenis bahan konsumsi masyarakat, yang dikawatirkan bermasalah, kurang dari sepekan pergantian tahun. Dinas kesehatan Kabupaten Tulungagung, melakukan sidak Mamin, kebebrapa retail dan pusat makanan. Yang ada di Tulungagung. Kegiatan yang diprakarsai sie perbekalan dan farmasi Dinkes, bergerak dari satu tempat ketempat lain yang ditengarai sebagai pusat makanan, Rabu 21/12/2022 siang .
Terkait operasi mendadak itu, diharapkan pemerintah mampu hadir melakukan antisipasi makanan dan minuman jelang perayaan natal dan tahun baru 2023 nantinya. Kegiatan yang termasuk rutin jelang hari hari tertentu itu, dibenarkan Kadin les Tulungagung, melalui kasi Bekfar, Dinkes Tulungagung, Masduki.
“Sidak dilakukan, dalam rangka memberi pengawalan keamanan mutu pangan dan melindungi masyarakat dengan mengintensifkan keamanan pangan menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru (Nataru).Ini penting, karena kesehatan masyarakat adalah termasuk tanggung jawap kami . Sebagai langkah antisipatif, kami lakukan itu “, ungkap Masduki kepada tim media yang melakukan peliputan sidak.
Terkait dengan hasil sidak, tim telah menemukan adanya makanan jenis produk kerupuk yang mengandung bahan berbahaya yaitu Rodamin B.
Selain itu, petugas juga masih menemukan banyak makanan yang tidak memenuhi syarat (TMS), seperti makanan yang tidak terdapat tulisan masa kadaluarsa pada kemasan produknya, industri ijin edar bukan milik yang sebenarnya serta banyak makanan yang tidak ditempel label.
Di beberapa toko modern juga masih kami temukan kemasan produk susu dan makanan kaleng yang penyok, dan ini menjadi catatnya untuk diberi edukasi dan mereka harus memberikan kesanggupan untuk perbaikan.
Diakui oleh Masduki juga, kegiatan sidak ini harus tetap dilakukan secara konsisten, karena hal ini merupakan kegiatan pengawasan yang harus terus menerus dilakukan. Jadi tidak boleh jenuh dengan sidak. Kegiatan yang berkelanjutan dan konsisten, diharapkan menjadi dasar awal bagaimana dinas berkompeten, bertanggung jawab dalam tupoksinya.
Untuk sidak yang pertama ini,Rabu 21/12/2022, ada 5 toko retail dan 2 toko modern dan kemungkina. Pihak Dinkes akan terus melakukan hal yang sama jelang Nataru kali ini. (dni)










