Sempat Gegerkan Warga, Ini identitas Mayat Tak Dikenal di Akses Suramadu

oleh -

Bangkalan, Arahjatim.com – Warga Dusun Perombasan, Desa Petapan, Kecamatan Labang Bangkalan digegerkan oleh penemuan mayat laki-laki tanpa identitas di tumpukan sampah di sisi jalan akses Surmadu pada Senin 10 Agustus 2020.

Dari kejadian tersebut, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangkalan langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi korban ke RSUD Bangkalan guna dilakukan pemeriksaan oleh dokter forensik serta rangkaian penyelidikan yang melibatkan tim labfor Polda Jatim.

Hasil dari penyelidikan pada mayat tanpa identitas tersebut, hari ini telah datang masyarakat yang mengaku keluarganya korban. Kedatangan keluarga tersebut dengan dilengkapi kartu identitas berupa kartu keluarga (KK) serta sudah memastikan dengan melihat langsung korban di kamar mayat RSUD Bangkalan.

Adapun identitas korban sesuai dengan KK yaitu Moch Zaini Ferdiansyah (15) asal Kelurahan Ngangel, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya.

Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Agus Soebarnapraja menjelaskan dalam rilisnya melalui Kasubag Humas Polres Bangkalan, Iptu Bahrudi bahwa ibu korban diberitahu oleh tetangga dari postingan facebook, sebab foto yang beredar menyerupai anaknya.

“Haris selasa tanggal 11 Agustus, ibu dari korban diberitahu oleh tetangganya dari postingan FB. Yang mana foto korban menyerupai anaknya,” jelas Bahrudi dalam rilisnya.

Setelah diberitahukan oleh tetangganya, ibu korban membenarkan bahwa foto yang beredar di FB menyerupai anaknya.

“kemudian keluarga korban menghubungi anggota Polres Bangkalan dan mendatangi RSUD Rato Ebu Bangkalan,” imbuh Bahrudi.

Berdasarkan keterangan keluarga korban. Diketahui bahwa korban pada hari Minggu 9 Agustus sekitar pukul 22.00 WIB keluar ke warung kopi dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna merah, keluaran tahun 2010.

Saat itu juga korban membawa hand phone merk vivo warna silver. Kemudian pada hari Senin tanggal 10 Agustus 2020 sekitar pukul 07.00 WIB, ibu korban menghubungi nomor telfonnya. Akan tetapi nomor korban sudah tidak dapat dihubungi. (fat/rd/fm)