Rekom Segera Turun, Koalisi PKB-Gerinda Tantang Paslon Petahana Dalam Pilkada 2020

oleh -

Blitar,ArahJatim.com – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Blitar yang semakin dekat terus menghangat. Koalisi PKB – Gerindra dan sejumlah partai kecil hari ini bakal memutuskan penantang paslon Petahana Rijanto – Marhaenis. Pasangan Munib – Miko digadang-gadang bakal menjadi pilihan baru masyarakat Blitar untuk menentukan Bupati Blitar periode 2021-2024.

Abdul Munib sendiri sudah tidak asing lagi bakal diprediksi untuk dicalonkan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Abdul Munib yang diketahui sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Blitar memiliki peluang besar karena kursi parlemen yang dimiliki mencapai 9, sedangkan syarat partai politik bisa mengusung pasangan calon minimal mempunyai 10 kursi parlemen. Sehingga hanya membutuhkan satu kursi, yakni dengan cara berkoalisi dengan partai lain.

Selain nama Abdul Munib, dari PKB sendiri santer dikabarkan juga mempertimbangkan nama Mak Rini serta pasangan Aziz – Risyad yang beberapa bulan terakhir mulai dikenal masyarakat melalui banner yang sudah terpasang.

Kebutuhans kursi kemungkinan sudah diselesaikan oleh PKB. Sebab, partai Gerindra Kabupaten Blitar sudah menyatakan berkoalisi dengan PKB dalam Pilkada 2020 nanti. Tak hanya dua partai ini, PPP dan PKS dipastikan juga ikut bergabung dalam koalisi.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Sekretaris DPC Gerindra Kabupaten Blitar, Sugianto melalui pesan whatsapp, Minggu (9/8/2020).

Dijelaskannya, pasangan calon Bupati maupun Wakil Bupati yang diusulkannya ke DPP semuanya sudah melalui simulasi bersama.

Sementara ini masih menunggu kabar terakhir dari PKB yang dijanjikan rekomendasi turun paling lambat akhir bulan ini. Sekaligus pasangan dari Gerindra yang sudah dikomunikasikan dengan partai koalisi.

“Kalau yang kita usulkan ke DPP, ada nama Abdul Munib dan Mak Rini, serta saya sendiri dan Miko,” ujarnya.

Terkait nama Miko, Sugianto menuturkan bahwa Miko sudah berkomitmen jika mendapat rekom akan menjadi bagian dari kader Gerindra dan juga ikut membesarkan nama partai.

“Mas Miko sudah berkomitmen penuh. Makanya kita juga usulkan ke DPP,” pungkasnya.

Nama Miko sendiri masih terdengar asing di telinga masyarakat Blitar. Miko sendiri mempunyai latar belakang pengusaha muda yang ada di Kabupaten Blitar. Saat ini sejumlah banner bergambar Miko sudah menjamur di daerah-daerah. Sehingga tidak menutup kemungkinan rekomendasi yang turun dari PKB muncul nama Munib – Miko. (mua)