Realisasi Penyaluran DBHCHT Dirasakan Petani Lumajang

oleh -
oleh

Lumajang, ArahJatim.com – Realisasi penyaluran dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) sepanjang tahun 2024 diakui petani memberikan manfaat signifikan, terutama dalam meningkatkan produktivitas hasil pertanian tembakau.

Sebagaimana catatan Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Lumajang, sepanjang tahun 2024, jumlah luasan pertanian tembakau mengalami peningkatan. Dari yang sebelumnya sekitar 800 hektare kini menjadi 1.220 hektare.

“Meningkatnya jumlah luas lahan tembakau ini menjadi bukti jika penyaluran DBHCHT dirasakan oleh petani mas,” ungkap Ketua APTI Lumajang, Dwi Wahyono saat dikonfirmasi ArahJatim.com pada Senin (28/10/2024).

pasang iklan_rev3

Penyaluran DBHCHT untuk petani bisa dilakukan dalam berbagai bentuk, mulai dari BLT Cukai, bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan), bantuan pupuk hingga biaya pembangunan gudang pengeringan tembakau.

“Mulai dari bantuan pupuk, alat pertanian hingga BLT yang dialokasikan ke petani,” tambahnya.

Sebagaimana data dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia, besaran DBHCHT di Kabupaten Lumajang di tahun 2024 mencapai Rp28 miliar. (rokhmad)

No More Posts Available.

No more pages to load.