Pamekasan, Arah jatim.com – Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) memukul hampir seluruh sendi perekonomian Tanah Air, bahkan dunia. Tak terkecuali para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) produsen batik di Kabupaten Pamekasan.
Guna membangkitkan gairah produksi para pembatik tersebut, Yayasan Batik Indonesia (YBI) memberikan bantuan peralatan penunjang produksi berupa kompor dan canteng listrik kepada puluhan perajin batik. Penyerahan bantuan dilaksanakan di kantor Batik Fista Madura, Jalan Raya Proppo, Desa Samatan, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan Madura, Jumat (18/12/2020). Bantuan ini sebagai bentuk dukungan penguatan usaha untuk menghidupkan kembali perekonomian warga Pamekasan.
Ketua Rumah Kreasi Indobesia Hebat (RKIH) Kabupaten Pamekasan, H Mohammad Muchsin selaku koordinator pelaksana mengatakan, acara ini dilaksanakan untuk membantu para perajin batik yang dikategorikan kurang mampu yang tersebar di sejumlah desa di Kabupaten Pamekasan. Pandemi covid-19 sangat memukul usaha mereka karena menurunnya jumlah permintaan dan tingkat penjualan batik.
“Diharapkan bantuan yang diserahkan secara simbolis kepada para ketua kelompok perajin ini, bisa meningkatkan kembali semangat kerja mereka dalam memproduksi batik di Kabupaten Pamekasan Madura,” ujar Muchsin.
“Bantuan ini bukanlah yang pertama, sebelumnya ada (bantuan) beberapa unit handphone untuk perajin batik yang tidak mampu. Kemudian Insya Allah yang akan datang ada bantuan bentuk lain. Baik berupa bahan seperti kain, mungkin juga alat pewarna, obat pewarna batik, dan lain-lain.Tergantung apa yang diberikan oleh YBI melalui Hajjah Rina Dodi,” ungkap Muhammad Muchsin lagi.
Ketua Pusat Yayasan Batik Indonesia (YBI), Yanti Erlangga yang juga istri Menteri Perdagangan, Erlangga Hartarto berharap bantuan peralatan batik ini bermanfaat bagi para perajin batik di Kabupaten Pamekasan.
“Mudah-mudahan bantuan peralatan batik ini bisa bermanfaat untuk rekan-rekan pembatik yang ada di Kabupaten Pamekasan, Madura ini,” harap Yanti Erlangga.
Sementara, Munaji perajin batik dari Desa Klampar, Kecamatan Proppo mengatakan, pihaknya sangat bersyukur mendapatkan bantuan. Ia berharap bantuan ini bisa mendukung peningkatan perekonomian warga Pamekasan. (den prie)






