Polres Blitar Kota Berikan Apresiasi terhadap 11 Kampung Tangguh

oleh -
oleh
Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela berfoto bersama para pemenang Kampung Tangguh terbaik, (1/07/2020). (Foto: arahjatim.com/mua)

Blitar, ArahJatim.com – Sebelas Kampung Tangguh mendapat apresiasi dalam Lomba Kampung Tangguh Semeru di wilayah hukum Polres Blitar Kota. Apresiasi diberikan bersamaan dengan perayaan Hari Bhayangkara ke-74 di Kota Blitar.

Desa Bacem Kecamatan Ponggok menjadi yang terbaik dengan keluar sebagai juara I dan berhak mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp5 juta, disusul Desa Slemanan Kecamatan Udanawu sebagai juara II dengan hadiah uang tunai Rp3 juta. Untuk juara III diraih Desa Kendalrejo Kecamatan Srengat yang berhak mendapatkan uang tunai sebesar Rp2 juta.

Sedangan untuk juara harapan 1 dimenangkan Lingkungan Dongki Kelurahan Kepanjenkidul Kecamatan Kepanjenkidul, kemudian juara harapan II dimenangkan BTN Gedog Kelurahan Sananwetan Kota Blitar. Juara harapan I dan II, masing-masing mendapatkan hadiah uang tunai Rp1,5 juta, trofi dan piagam.

pasang iklan_rev3

Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela mengatkan, para pemenang lomba Kampung Tangguh Semeru mendapat hadiah uang tunai, trofi, dan piagam. Nantinya juara pertama akan mewakili Polres Blitar Kota untuk mengikuti lomba Kampung Tangguh di tingkat Polda Jatim.

“Selamat kepada para pemenang lomba Kampung Tangguh Semeru. Nanti bagi juara I akan mewakili Polres Blitar Kota untuk mengikuti lomba Kampung Tangguh di tingkat Polda Jatim,” kata AKBP Leonard M Sinambela, Rabu (1/7/2020).

Lebih lanjut Leonard mengatakan, diharapkan desa-desa yang memenangkan lomba Kampung Tangguh ini, bisa mempertahankan predikatnya, dan bisa dicontoh oleh desa-desa lainnya untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Kampung tangguh ini dibentuk sebagai salah satu strategi pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Leonard menambahkan, dalam konsep kampung tangguh ini, dimana masyarakat paham bagaimana mengantisipasi penyebaran covid-19 dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Dengan demikian aktivitas masyarakat di Kampung Tangguh ini, dapat terdata serta terpantau.

Dengan pendataan tersebut, apabila ada warga yang terkonfirmasi positif, dengan mudah akan diketahui warga tersebut tinggal di mana dan kemana saja warga tersebut beraktivitas.

“Kampung tangguh ini, selain sebagai pilot project atau percontohan, juga untuk memberdayakan potensi yang ada di setiap kelurahan atau desa. Di mana di setiap kelurahan atau desa dapat melakukan kesiapan tindakan awal terkait dengan upaya untuk memberantas covid-19,” tegasnya. (mua)

No More Posts Available.

No more pages to load.