Sumenep, ArahJatim.com – Jamaah Sayyid Muhammad Al Maliki Sumenep kecewa lantaran kendaraan yang ditumpangi mereka diberhentikan anggota Polres Sumenep, Senin (20/5/2019) dini hari.
“Kami mau hadir ke Bangil karena ada kegiatan haul Sayyid Muhammad Al Maliki yang memang ada setiap tahun,” kata jamaah Haul Sayyid Muhammad Al Maliki Sumenep, Ustadz Lukman Pada ArahJatim.com.
Ustaz Lukman menuturkan, rombongan akan berangkat ke Bangil, Pasuruan, untuk menghadiri haul Sayyid Muhammad Al Maliki. Namun, rombongan diberhentikan polisi karena diduga merupakan massa yang akan bergerak ke Jakarta pada 22 Mei mendatang.
“Ini sudah pukul 1.30 WIB, tapi bus yang kami bawa ini tidak boleh berangkat,” ucap ustadz Lukman.
Baca Juga :
- Pelayanan Publik Tidak Terganggu Di Sumenep
- Kuota BBM Premium dan Solar Selama Bulan Ramadan Aman Di Sumenep
- Antisipasi Aksi Massa 22 Mei, Tim Gabungan TNI-Polri Lakukan Sweeping Di Stasiun Dan Pelabuhan
“Padahal kami tadi sudah sampaikan, silahkan cek per kabupaten, bus ini ke mana tujuannya,” tambah dia.
Menurut Ustadz Lukman, jamaah Sayyid Muhammad Al Maliki Sumenep berangkat menuju Bangil pada Minggu (19/5/2019) pukul 23.00 WIB.
“Bahkan tadi diambil kunci busnya oleh polisi,” kata Ustaz Lukman.
Kabag Ops Polres Sumenep, Kompol Abdul Mukti, menolak untuk diwawancarai terkait kegiatan operasi gabungan di lokasi Jalan Nasional Sumenep-Pamekasan.
“Nanti ke bapak Kapolres saja ya,” ucap Kompol Abdul Mukti.











