Pendamping PKH Tolak Tudingan Gelapkan Dana Keluarga Harapan

oleh -
oleh
https://live.staticflickr.com/65535/48440866232_2043b8f207_b.jpg

Bangkalan, ArahJatim.com – Pendamping Keluarga Harapan (PKH) wilayah Lajing, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, mengelak tudingan warga yang mengatakan bahwa ada potongan dana bagi penerima dana PKH.

Abdurrahman selaku pendamping untuk wilayah Lajing menuturkan, tudingan soal potongan dana bagi penerima dana PKH tidaklah benar dan penuh dengan fitnah, pihaknya merasa tidak melakukan penggelapan uang seperti apa yang dituduhkan warga selama ini.

“Itu tidak benar, fitnah sangat keji,” tegasnya pada saat ditemui wartawan untuk dimintai keterangannya.

pasang iklan_rev3

Menurutnya tudingan yang selama ini melekat padanya mengenai raibnya uang sebesar 6 juta rupiah milik penerima PKH tidaklah benar, karena ia merasa dana yang dikucurkan setiap kali cair itu hanya sebesar 350 ribu rupiah dalam kurun waktu 1 tahun 4 kali.

“Setiap kali cair itu cuman sebesar 350 ribu rupiah, dalam satu tahun cair 4 kali, mana mungkin bisa sampai 6 juta meskipun jika dikalikan selama tiga tahun,” timpalnya.

Ia juga menambahkan bahwasanya penerima PKH atas nama Nurhayati sudah dinonaktifkan selama satu tahun, karena penerima atas nama tersebut tidak benar sesuai data karena atas nama orang lain yang sudah meninggal.

“Itu yang menerima sudah meninggal, nah pencairannya karena pihak Dinsos merasa kasihan sama penerima tersebut karena masih ada yang sekolah SMP,” belanya.

Sebelumnya, warga yang bernama Satima (50) dan Nur Hayati (55) keduanya merupakan warga Desa Lajing mendatangi kantor Kejari Bangkalan, mereka mengadukan bahwasanya uang bantuan PKH raib dan merasa ditipu oleh oknum pendamping PKH setempat. (Fik)

No More Posts Available.

No more pages to load.