Banyuwangi, Arahjatim.com – Sekitar 60 masyarakat gabungan komunitas Sea Soldier X Banyuwangi, dan Kelompok Masyarakat Sadar Wisata (Pokdarwis) Pesona Bahari bersama salah satu perusahaan swasta melakukan aksi bersih-bersih memungut sampah di sepanjang kawasan pantai Grand New Watudodol (GWD), Minggu (17/11/2019).
Menurut pentolan Sea Soldier X Banyuwangi, Rian Agmawijaya, aksi bersama dilakukan sebagai wujud sosialisasi untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya saat sedang berwisata. Selain itu, cara tersebut juga bertujuan untuk memerangi sampah plastik yang masih banyak dibuang sembarangan di sekitar pantai oleh sebagian masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan agenda tahunan kami untuk memerangi dan mengatasi sampah di laut. Laut bukan tempat untuk membuang sampah. Karena di situ ada kehidupan yang harus dijaga kelestarian nya, bukan ditumpuki sampah. Kemarin kegiatan dilakukan di Bali dan Medan. Sekarang Banyuwangi dan Jakarta. Beach Clean Up digelar serentak. Untuk Banyuwangi kami tempatkan di Pantai GWD,” ujar Rian Agmawijaya.

Pantai Grand New Watudodol (GWD) yang berlokasi di perbatasan Kecamatan Kalipuro dan Wongsorejo dulunya bernama Klopoan. Di sepanjang pesisir pantai yang berhadapan langsung dengan selat Bali, berderet rapi ratusan pohon kelapa dan pohon waru.
Dulunya kawasan tersebut terkenal kotor dan kumuh. Selain itu banyaknya warung-warung semi permanen yang berdiri secara liar dan tidak tertata rapi, membuat kawasan tersebut dijadikan tempat mesum oleh masyarakat yang tidak bertanggung jawab.
Namun, semenjak dikelola oleh Pokdarwis Pesona Bahari, saat ini Pantai GWD terlihat rapi, bersih dan indah hingga membuat wisatawan yang berkunjung menjadi betah. Bahkan saat hari Minggu dan hari libur nasional, kawasan wisata murah meriah yang pernah menyandang objek wisata bersih tingkat Asean tersebut selalu dipenuhi pengunjung.
“Kami wajib mempertahankan gelar yang pernah diraih. Kepuasan pengunjung juga menjadi perhatian kami agar pengunjung yang datang tidak kecewa. Mereka adalah saksi, GWD memang bersih,” kata Abdul Aziz.
Azis menambahkan, menjaga kebersihan pantai termasuk salah satu langkah mengembangkan wisata berkelanjutan. Kebetulan GWD juga penyandang medali perak dalam ajang Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) 2019.
“Bersih tidak hanya tugas pengelola wisata. Pengunjung juga harus memiliki kesadaran serupa. Apa artinya objek wisata kita sapu tiga kali dalam sehari jika pengunjung tetap membuang sampah sembarangan?” pungkas Aziz. (ful)










