Kediri, ArahJatim.com – Persik Kediri mengusung misi besar dalam lawatannya ke markas Madura United. Meski dihimpit jadwal persiapan yang tergolong singkat, tim berjuluk Macan Putih tersebut menegaskan tekadnya untuk tidak sekadar bertamu, melainkan membawa pulang poin penuh ke Kota Tahu.
Laga tandang ini menjadi momentum krusial bagi Persik Kediri untuk memperbaiki posisi di klasemen. Kepercayaan diri tim pun kini tengah melonjak menyusul kabar baik mengenai komposisi pemain.
Amunisi Tambahan: Kembalinya Adrian Luna dan Pulihnya Pilar Cedera
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, mengungkapkan bahwa kekuatan timnya dipastikan bertambah. Kabar yang paling dinanti adalah kembalinya gelandang kreatif, Adrian Luna, yang sebelumnya harus absen akibat akumulasi kartu kuning.
Tak hanya Luna, badai cedera yang sempat menghantam skuad Macan Putih perlahan mulai mereda. Beberapa pemain kunci dilaporkan sudah kembali berlatih normal dan siap diturunkan.
“Sejumlah pemain sudah pulih dari cedera, dan Luna juga kembali setelah absen karena akumulasi kartu kuning. Setidaknya kami akan memiliki sejumlah pemain tambahan untuk pertandingan ini,” ujar Marcos usai memimpin latihan di Stadion Brawijaya, Rabu (8/4/2026).
Fokus Matangkan Game Plan dalam Waktu Singkat
Menghadapi jadwal yang padat, tim pelatih Persik Kediri memilih untuk bergerak efektif. Dengan waktu latihan yang hanya tersisa dua hari sebelum bertolak ke Madura, fokus utama Marcos Reina adalah mematangkan strategi permainan (game plan).
”Kami hanya punya waktu latihan hari ini (8/4) dan besok. Setelah itu kami akan berangkat. Besok kami akan fokus sepenuhnya pada taktik,” jelas pelatih asal Spanyol tersebut.
Persik dijadwalkan akan menjajal rumput stadion di Bangkalan yang menjadi homebase sementara Madura United. Kondisi lapangan akan menjadi perhatian khusus bagi tim pelatih guna memastikan skema permainan berjalan mulus.
Waspadai Kebangkitan Madura United
Meski datang dengan optimisme tinggi, Persik Kediri enggan memandang sebelah mata kekuatan lawan. Madura United dinilai memiliki kolektivitas permainan yang solid, berkaca pada performa mereka saat merepotkan Borneo FC di laga sebelumnya.
Marcos Reina mengakui bahwa Madura United adalah tim yang sulit ditaklukkan, terutama saat bermain di depan pendukungnya sendiri. Namun, ia menegaskan bahwa anak asuhnya sudah siap untuk bertarung habis-habisan.
”Madura United tim yang kuat dan sedang berjuang keras untuk posisi mereka. Ini akan jadi pertandingan yang sulit, tapi kami datang ke sana untuk berjuang bersama demi mendapatkan tiga poin,” pungkasnya dengan tegas. (das)












