MI Lumajang Raih Penghargaan Inovatif

oleh -
Leksono, Kabid Pendidikan Agama Kementrian Agama Jawa Timur di tengah kunjunganya ke Lumajang untuk melihat langsung pelaksanaan USBN – BK di Madrasah Ibtidaiyah (MI) (Foto:Arahjatim.com/rokhmad)

Lumajang, ArahJatim.com – Prestasi membanggakan diraih oleh Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Lumajang.  Sebuah terobosan ujian akhir madrasah berstandar nasional dilakukan dengan menggunakan sistem komputerisasi. Ujian berbasis komputer untuk tingkat madrasah ibtidaiyah ini merupakan satu-satunya di Indonesia. Lumajang mendapat penghargaan tingkat nasional dari Kementrian Agama Republik Indonesia sebagai madrasah inovatif.

Para pelajar Madrasah Ibtidaiyah se-Lumajang melaksanakan Ujian Sekolah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (USBN BK) di sekolah masing masing. Sistem ujian berbasis komputer ini memiliki keunggulan dibandingkan menggunakan kertas, yakni lebih efisien, karena siswa tidak perlu mengarsir jawaban, serta membangun kejujuran siswa.

Inovasi yang dilakukan oleh Kelompok Kepala Madrasah Ibtidaiyah Kabupaten Lumajang tersebut satu satunya di Jawa Timur dan Indonesia. Terobosan ujian menggunakan teknologi ini mendapatkan penghargaan dari Kementrian Agama Republik Indonesia, sebagai sekolah inovatif.

“Kami dari Kementrian Agama Propinsi Jawa Timur memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya pada Lumajang khususnya untuk madrasah karena tahun ini satu-satunya kabupaten di Indonesia yang melakukan ujian berbasis komputer, semoga pelaksanaan seperti di Lumajang menjadi contoh agar kabupaten yang lain juga menggunakan media teknologi, harapan saya tahun depan banyak yang melaksanakan ujia berbasis komputer”, kata Leksono, Kabid Pendidikan Agama Kementrian Agama Jawa Timur.

Ada tiga ribuan sekolah MI se-Kabupaten Lumajang yang melaksanakan USBN – BK . Ujian tersebut dilaksanakan sejak Kamis hingga Sabtu. (rokhmad)