Melalui JMS, Kejari Kediri Kenalkan Lembaga Kejaksaan kepada Generasi Muda

oleh -
https://live.staticflickr.com/65535/49530999282_7f893bbfb2_b.jpg

Kediri, ArahJatim com – Untuk lebih memperkenalkan lembaga kejaksaan kepada generasi muda khususnya siswa-siswa sekolah, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kediri melakukan penyuluhan ke sekolah-sekolah. Selain mengenalkan lembaga kejaksaan, kegiatan yang dikemas dengan tajuk Jaksa Masuk Sekolah (JMS) ini juga bertujuan memberikan materi tentang hukum serta pencegahan tindakan yang bisa berakibat pidana.

Senin, 10 Februari lalu, giliran SMPN 2 Pare yang didatangi rombongan kejaksaan. Kegiatan JMS diawali dengan upacara bendera di halaman sekolah tersebut. Bertindak selaku pembina upacara, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri, Mohammad Rohmadi, SH. MH. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Drs. Sujud Winarko, MM, Kepala SMPN 2 Pare, Drs. Agus Sutjahjo, M.Pd serta siswa-siswi SMPN 2 Pare.

Bertempat di aula lantai dua SMPN 2 Pare, kegiatan JMS diikuti perwakilan murid kelas 7, 8 dan 9 serta pengurus OSIS. Di hadapan para siswa SMPN 2 Pare, Kajari Kabupaten Kediri Mohammad Rohmadi, pertama menyampaikan materi tentang pencegahan kenakalan remaja. Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang pengenalan lembaga kejaksaan.

Kajari Mohammad Rohmadi mengingatkan agar generasi muda menjauhi tindakan pidana. Sebaliknya mendorong para siswa untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan sebagai bekal hidup di masa masa depan.

“Segala tindakan pidana diharapkan bisa dihindari atau dijauhi oleh generasi muda, khususnya siswa SMPN 2 Pare. Saya pun berharap kalian bisa lebih mawas diri dan lebih fokus untuk meningkatkan skill dan kepandaian untuk masa depan yang lebih baik dan maju,” harap Kajari.

Melalui kegiatan JMS ini, Kajari berharap para siswa bisa lebih mengenal lembaga kejaksaan. Serta mengenal persoalan-persoalan hukum atau tindakan-tindakan yang bisa berakibat pidana.

“Harapannya dengan diadakanya kegiatan ini, para siswa bisa mengenal lembaga kejaksaan itu seperti apa. Kemudian untuk memperkenalkan persoalan-persoalan hukum atau tindakan -tindakan yang bisa berakibat pidana,” pungkas Rohmadi.

Sebagai informasi, kegiatan ini sesuai dengan slogan ‘Jaksa Sahabat Siswa’ yang diimplementasikan dengan kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS). (Kominfo)