Malu Kepergok Merokok, Siswa SMP Ceburkan Diri Ke Sungai Brantas

oleh -

Blitar, ArahJatim.com – Diduga merasa takut karena ketahuan merokok di sekolah, seorang siswa SMP nekat bunuh diri dengan cara menceburkan diri ke Sungai Brantas. Sebelum loncat ke Sungai Brantas, korban yang diketahui bernama Aryang Winuji Putra siswa SMPN 3 Srengat, sempat melepas baju seragamnya.

Warga dan teman-teman Aryang, siswa SMPN 3 Srengat berkerumun di lokasi korban menceburkan diri ke Sungai Brantas. (Foto: mua/arahjatim.com)

Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono mengatakan, berdasarkan keterangan dari salah satu guru menyebutkan, korban kepergok merokok di sekolah bersama teman-temannya. Oleh pihak sekolah, orang-tua semua siswa dipanggil.

“Mungkin dia (korban) malu atau takut karena orangtuanya dipanggil ke sekolah,” terang AKP Heri Sugiono.

Begitu keluar dari sekolah, Aryang langsung menuju ke Sungai Brantas yang berjarak satu kilometer dari sekolah. Aryang berdiri di jembatan kereta api Nguri, Desa Selokajang, Kecamatan Srengat yang berada di atas Sungai Brantas. Lalu, korban melompat dari atas jembatan menceburkan diri ke sungai.

“Saya sempat mengejar korban dari sekolah. Ia mendapati korban sudah berdiri di jembatan kereta api yang berada di atas sungai. Saya juga sempat membujuk korban untuk turun, tapi korban hanya diam. Dan tiba-tiba korban langsung terjun ke sungai,” ujar Supri Asmoro, salah satu Guru SMPN 3 Srengat.

Sebelum terjun ke sungai, Aryang sempat melepas baju seragam yang dikenakannya. (Foto: mua/arahjatim.com)

Salah satu teman korban yang ikut merokok mengaku, ia dan 12 temannya termasuk Aryang merokok hari Senin kemarin, seusai upacara. “Kami merokok saat jam pelajaran terakhir, namun ketahuan oleh pihak sekolah,” aku Moh Irfan, siswa kelas 7 SMPN 3 Srengat.

Saat ini, pihak kepolisian dan BPBD Kabupaten Blitar, masih menunggu Tim Basarnas dari Trenggalek, melakukan pencarian dengan cara menyisir Sungai Brantas menggunakan perahu. (mua)