Tulungagung, Arahjatim.com – Banyaknya kreatifitas digital yang saat ini sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, hendaknya terus diupayakan dan suporting dari semua kalangan. Itulah sedikit harapan dari pembina Azcop, pengelola layanan digital yang diprakarsai putra asli Tulungagung. Peluncuran peran Azcop sendiri dilaksanakan sabtu, 2 /9/2023 disalah satu hotel diwilayah Tulungagung.
Pembina Azcop, Budi Setyohadi, mengakui apa yang dilakukan itu semata mata, bagaimana dia sebagai seorang pengusaha swasta, respect dan tertarik akan kesulitan anak anak muda yang mengembangkan kreasinya tetapi kekurangan support dana.
Dari hasil diskusi, maka lahirlah gagasan untuk mensupport kelompok inovasi ini ,termasuk menyajikan data data tentang kebutuhan masyarakat melalui aplikasi Go Desa.
” Aplikasi yang diciptakan oleh Azmedia Corpora ini diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami sangat apresiasi dan ini bisa diakses untuk wilayah Indonesia. Layanan digital desa adalah sebuah keharusan desa dalam menjelajahi dunia dan tatanan baru Indonesia “, ungkap kang Budi panggilan kesukaan Budi Setyohadi, pengusaha tambang di Kalimantan yang putra asli Tulungagung, dari kecamatan Pakel.
Sementara dalam acara Lounching, hadir juga bupati Tulungagung, Drs Maryoto Bhirowo. Dalam kata sambutanya , Bupati yang akan purna bulan September ini, mengaku bangga. Pihaknya berharap agar desa menyambut hal ini dengan serius. Perkembangan generasi saat ini,tidak bisa lepas dari digitalisasi.
” Karya anak Tulungagung ini patut diapresiasi karena aplikasi ini bisa digerakkan di seluruh Indonesia. Aplikasi yang diciptakan oleh Azmedia Corpora ini diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat “, papar bupati
Sementara ketika ditanya lebih jauh, apa alasan Budi Setyohadi repot repot membangun corporet ini dengan biaya yang tidak kecil, apa ada kaitannya dengan rencana konstelasi politik yang ada di Tulungagung, pada pilbup 2024, Budi mengaku belum berpikir kearah itu. Dirinya hanya sadar selaku putra daerah, hanya ingin mengabdikan potensi yang dia miliki, untuk perbaikan kotanya.
” Kalau saat ini saya belum tertarik, amanah rakyat itu sudah digariskan dan ada catatannya. Kalau semesta berkehendak, maka siapapun akan menjadi pemimpin yang akan memajukan Kabupaten Tulungagung ini,” terangnya. (dni)











