KPUD Kab. Kediri Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Surat Suara Pemilu 2019

oleh -
Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Kediri menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi surat suara pemilu 2019. (Senin, 29/4/2019) (Foto: ArahJatim.com/das)

Kediri, ArahJatim.com – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Kediri menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi surat suara pemilu 2019.

Rapat Pleno Terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara pemilu tahun 2019 tingkat Kabupaten Kediri bertempat di Baseman Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri, Senin (29/4/2019).

Hadir dalam rapat tersebut, Wakil Bupati Kediri H. Masykuri, aggota KPUD Kab. Kediri dan seluruh PPK yang ada di Kabupaten Kediri, jajaran Forkopimda, Pimpinan seluruh partai peserta pemilu dan Ketua Bawaslu.

Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 29 April sampai dengan 1 Mei 2019 yang mana dari agenda rekapitulasi hasil penghitungan tersebut akan membagi dari 26 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Kediri.

Ketua KPU Kabupaten Kediri Sapta Andaru Iswara menuturkan dalam sambutanya, dimana moment saat ini yang ditunggu-tunggu oleh seluruh partai pemilu bahkan seluruh masyarakat Indonesia untuk mengetahui hasil secara resmi jumlah suara pada pemilu 2019 kemarin, khususnya di tingkat Kabupaten Kediri.

Baca juga : 

Mengacu pada UU No 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu dengan Aturan PKPU No 4 Tahun 2019 Tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Dan Penetapan Hasil Pemilihan Umum.

“Kami tentunya sangat berterima kasih kepada seluruh penyelenggara pemilu dalam mensukseskan pesta demokrasi baik dari Panwaslu, PPK ataupun PPS di Kabupaten Kediri mulai dari awal tahapan sampai hari pencoblosan dan sampai proses saat ini,” tutur Sapta.

Nantinya, ungkap Sapta, dalam prosesi teknis pelaksanaan rekapitulasi dilakukan pembacaan rekapitulasi tingkat kecamatan secara berurutan dari 26 kecamatan yang ada.

Masih kata Sapta, mengenai adanya korban jiwa dari KPU Kabupaten Kediri sudah memberikan informasi kepada KPU RI yang mana tujuan untuk sedapatnya memberikan bantuan santunan yang akan diberikan kepada ahli waris atau keluarga korban.

“Kita dengar banyak pengorbanan baik jiwa dan raga, yang perlu kita ketahui untuk di Kabupaten Kediri sendiri selaku penyelenggara pemilu ada yang sampai sakit ataupun opname sekitar 21 orang dan 5 orang meninggal dunia guna kepentingan pesta demokrasi atau pemilu,” jelas Sapta.(das)