Komitmen Keselamatan Jalur Rel: Cerita di Balik Tilik Lintas Kereta Api Blitar–Talun Daop 7 Madiun

oleh -
oleh

Blitar, ArahJatim.com – Menjamin perjalanan kereta api tetap aman, tepat waktu, dan nyaman bukanlah perkara mudah. Di balik mulusnya roda besi melaju di atas rel, ada komitmen tiada henti dari para insan perkeretaapian yang turun langsung menyusuri setiap meter jalur demi memastikan keselamatan ribuan penumpang setiap harinya.

​Semangat inilah yang ditunjukkan oleh jajaran manajemen PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. Dipimpin langsung oleh Deputy Vice President Daop 7 Madiun, Alam Prasetyo, bersama Manager Operasi dan Manager Jalan Rel dan Jembatan (JJ), tim manajemen menggelar kegiatan Tilik Lintas menyusuri petak jalan dari Stasiun Blitar hingga Stasiun Talun.

​Menyusuri Rel, Memastikan Setiap Sudut Bebas Gangguan

​Bukan sekadar peninjauan rutin di atas kertas, Tilik Lintas merupakan fondasi penting dalam menjaga standar operasional kereta api. Dengan berjalan dan memeriksa secara cermat, tim menyisir berbagai elemen vital keselamatan di sepanjang jalur.

pasang iklan_rev3

​Fokus pemeriksaan lapangan ini meliputi empat pilar utama:

  1. Kelaikan Infrastruktur: Memastikan kondisi track (jalur rel), sistem persinyalan, serta konstruksi jalan rel dalam kondisi prima dan bebas dari potensi kendala teknis.
  2. Keselamatan Perlintasan Sebidang: Mengidentifikasi titik perpotongan jalan raya dengan jalur KA serta menertibkan ruang manfaat jalur rel agar pandangan masinis maupun pengguna jalan tetap bebas hambatan.
  3. Fasilitas & Keindahan Stasiun: Meninjau kelayakan fasilitas publik, standar kebersihan lingkungan, serta kenyamanan area stasiun bagi calon penumpang.
  4. Kepatuhan Administrasi: Memeriksa kesiapan dokumen Perjalanan Kereta Api (Perka) dan administrasi operasional petugas di lapangan.

​Di sela-sela peninjauan, Alam Prasetyo berdialog langsung dengan para petugas di lapangan, memberikan motivasi sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi kerja.

“Setiap petugas wajib menjalankan tugas sesuai regulasi dan patuh pada SOP yang berlaku. Budaya 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) harus senantiasa hidup di lingkungan kerja kita. Selain itu, pastikan perawatan sarana, prasarana, dan alat kerja dilakukan secara berkala dan terukur,” tegas Alam di hadapan para pekerja lapangan.

​Bangun 13 Gardu JPL Baru: Wujud Nyata Perlindungan Pengguna Jalan

​Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Tilik Lintas, rombongan manajemen meninjau langsung progres pembangunan Pos Penjagaan Perlintasan Sebidang (JPL 172) yang berlokasi di Km 112+3/4 antara Stasiun Talun dan Stasiun Garum.

​Pembangunan gardu JPL 172 ini merupakan salah satu langkah konkret dari program strategis Daop 7 Madiun. Secara keseluruhan, KAI Daop 7 Madiun tengah membangun 13 titik JPL baru di berbagai lokasi strategis untuk menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang serta melindungi para pengguna jalan raya.

​Adapun 13 titik lokasi pembangunan gardu JPL baru tersebut tersebar di:

  1. JPL 295 (Km 200+303) Lintas Bagor–Kertosono – Petak Stasiun Minggiran–Papar
  2. JPL 299A (Km 206+105) Lintas Bagor–Kertosono – Petak Stasiun Papar–Purwoasri
  3. JPL 301 (Km 210+243) Lintas Bagor–Kertosono – Petak Stasiun Purwoasri–Kertosono
  4. JPL 303 (Km 211+793) Lintas Bagor–Kertosono – Petak Stasiun Purwoasri–Kertosono
  5. JPL 294A (Km 199+645) Lintas Bagor–Kertosono – Petak Stasiun Minggiran–Papar
  6. JPL 171 (Km 111+973) Lintas Bagor–Kertosono – Petak Stasiun Talun–Garum
  7. JPL 172 (Km 112+389) Lintas Bagor–Kertosono – Petak Stasiun Talun–Garum
  8. JPL 174 (Km 113+137) Lintas Bagor–Kertosono – Petak Stasiun Talun–Garum
  9. JPL 182 (Km 117+186) Lintas Bagor–Kertosono – Petak Stasiun Garum–Blitar
  10. JPL 209 (Km 130+327) Lintas Bagor–Kertosono – Petak Stasiun Blitar–Rejotangan
  11. JPL 224 (Km 141+882) Lintas Bagor–Kertosono – Petak Stasiun Rejotangan–Ngunut
  12. JPL 218 (Km 138+131) Lintas Bagor–Kertosono – Petak Stasiun Rejotangan–Ngunut
  13. JPL 242 (Km 152+437) Lintas Bagor–Kertosono – Petak Stasiun Sumbergempol–Tulungagung

​Menjaga Safety Culture demi Kepuasan Pelanggan

​Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan bahwa peninjauan lapangan secara mendalam ini merupakan cerminan komitmen manajemen dalam membangun safety culture (budaya keselamatan) yang mengakar.

​”Kegiatan Tilik Lintas ini merupakan bentuk komitmen nyata jajaran manajemen KAI Daop 7 Madiun dalam memastikan seluruh aspek operasional—mulai dari kelaikan infrastruktur jalur rel, fasilitas stasiun, hingga sistem persinyalan—berada dalam kondisi yang handal dan aman. Peninjauan progres pembangunan gardu JPL di 13 titik strategis wilayah Daop 7 menunjukkan keseriusan kami dalam meningkatkan keselamatan, baik bagi perjalanan kereta api maupun para pengguna jalan raya,” jelas Tohari.

​Ia menambahkan, melalui pengawasan ketat dan kepatuhan penuh terhadap SOP, KAI Daop 7 Madiun optimis dapat terus menghadirkan layanan transportasi publik yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh masyarakat. (das)

No More Posts Available.

No more pages to load.