| Judul buku | : | Keblak-Keblak |
| Penulis | : | Mahawan |
| Cover | : | Hani Z. Noor |
| Penerbit | : | Sengker Kuwung Belambangan (SKB) |
| Kolasi | : | vi + 66 halaman |
| Cetakan | : | Pertama, Juni 2019 |
| ISBN | : | 978-602-53512-4-2 |
“Keblak-Keblak” merupakan buku antologi pusi berbahasa Using, karya Budayawan Senior Banyuwangi, Mahawan. Dalam usia senja, Mahawan seperti menantang para pemuda untuk terus produktif berkarya demi kemajuan Bumi Belambangan. Berbeda jarak dan zaman bukan halangan bagi pencipta lirik gending “Jaran Ucul” dan “Nyebar Jala” ini, untuk tetap berkarya. Sejak tahun 1974, Mahawan yang sekarang tinggal di Lumajang, sudah aktif dalam dunia kesenian Banyuwangi, bersama BS Noerdian, Andang CY, Macfud Hariyanto, Slamet Utomo, dan Pomo Martadi. Semua sejawatnya itu telah pergi menghadap Sang Pencipta. Bahkan kepergian semua sejawatnya membuat Mahawan merasa sendirian. Mahawan memilih berkokok lantang, menghentakkan kedua sayapnya demi meramaikan kesenyapan jagat dunia sastra Banyuwangi.
Buku antologi puisi bertajuk “Keblak-keblak” dirilis pada tanggal 23 Juni 2019, ditulis sebagai rasa syukurnya kepada Allah SWT, sehingga penulis bisa sampai pada usia ke-69. Sebuah bonus usia yang menjadi alasan penulis, menyuguhkan puisi-puisinya dalam bentuk “Gurit Pendek Using Religius”. Pada saat Antariksawan Jusuf dan Prof . Dr. Setya Yuwana Sudikan menanyakan: “Apakah Mahawan masih menulis puisi Using, dimanakah karya lainnya?”, Mahawan menjawab bahwa: “Yang banyak menyimpan karya saya adalah Hasnan Singodimayan dan Pomo Martadi”. Setelah sulit mencari dokumennya, maka lahirlah penulisan antologi Keblak-keblak ini sebagai jawabannya.
Buku antologi puisi ini berisi 65 puisi berbahasa Using, idiom yang diangkat juga sangat kental “ke-Using-annya”. Temanya tentang fenomena kehidupan berkebudayaan di Banyuwangi, kasih sayang dan harapan, baik kepada Sang Pencipta maupun kepada sesama manusia. Seperti ditemui pada puisi “Belanggur”, “Manjer Kiling”, “Godhong Kates”, “Ngelar Keloso”, “Sut-sut Jreng” dan masih banyak puisi menarik lainnya.










