Kartar Paron Ikuti Pelatihan Fotografi dan Jurnalistik

oleh -
Narasumber M. Arif Hanafi menyampaikan materi mengenai fotografi mulai dari teknik, ekspresi, angle, komposisi, kreatif hingga hardware.(Foto:ArahJatim.com/kominfo)

Kediri, ArahJatim.com – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menyelenggarakan kegiatan Pelatihan dan Pembinaan Fotografi dan Jurnalistik Karang Taruna Desa Paron. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 13 s/d 14 Februari 2019 di Balai Desa Paron, Kecamatan Ngasem. Pelatihan diikuti oleh anggota Karang Taruna Desa Paron yang sangat antusias dan tertarik untuk mengikuti acara tersebut.

Pada kesempatan ini Dinas Kominfo menghadirkan narasumber profesional dari Radar Kediri yaitu M. Arif Hanafi dan Dian Puspitorini. Hadir pula Camat Ngasem Ir. Ary Budianto serta Sutarja, SE, Kasi Kehumasan Dinas Kominfo Kabupaten Kediri.

Sutarja, SE saat membuka kegiatan tersebut mengatakan kemampuan di bidang fotografi dan jurnalistik dapat menjadi alat untuk menggali potensi serta menyebarluaskan informasi. Khususnya mengenai kegiatan dan program kerja Karang Taruna Desa Paron melalui berbagai media yang berkembang di masyarakat.

Ir. Ary Budianto mengharapkan  dengan kegiatan  ini masyarakat  Desa Paron mampu  menerapkan  ilmu yang telah diterima sehingga dapat mengembangkan potensi wisata lokal Desa Paron untuk mendapatkan suatu peluang bisnis.

Materi pertama disampaikan oleh M. Arif Hanafi mengenai fotografi mulai dari teknik, ekspresi, angle, komposisi, kreatif hingga hardware.

“Hal yang paling penting di luar perangkat adalah SDM kita. Akan menjadi percuma jika dibekali dengan peralatan yang mahal dan canggih tetapi tidak mengerti cara pengoperasiannya. Tidak peduli seperti apa alatmu, yang terpenting adalah hasil karyamu,” ujarnya (13/2).

Baca Juga :

”Semakin banyak Anda melihat karya foto yang bagus maka semakin mudah Anda akan mendapatkan dan menciptakan foto yang bagus pula,” tambahnya.

Materi kedua mengenai jurnalistik disampaikan oleh Dian Puspitorini yang menjelaskan tentang media promosi interaktif. Dian mengatakan bahwa kunci dari menulis adalah mempunyai niat yang kuat.

Para peserta pelatihan menyimak dengan seksama materi yang disampaikan oleh narasumber.(Foto:ArahJatim.com/kominfo)

“Menulis itu gampang, semua orang bisa menulis asalkan mempunyai niat atau motivasi kuat, mau berlatih terus menerus dan tidak mudah putus asa,” ujarnya.

Besok, di hari kedua peserta akan mendapatkan kesempatan untuk terjun langsung ke lapangan dan mempraktikkan pengetahuan yang telah didapatkan. Rencananya kegiatan akan berlangsung di kawasan Sumber Desa Paron. (Kominfo)